-
Timur Kapadze tolak Timnas Indonesia, memilih kerja sama Manchester City.
-
Kapadze jalin hubungan erat di City, berkat impresi pemain muda Uzbekistan.
-
Statistik Kapadze menunjukkan rekam jejak kepelatihan yang kuat dan meyakinkan.
Suara.com - Kursi kepelatihan Timnas Indonesia yang kosong pasca perpisahan dengan Patrick Kluivert kembali mendapat titik terang yang mengecewakan bagi para penggemar Garuda.
Sosok yang santer dibicarakan sebagai pengganti utama Patrick Kluivert, yaitu pelatih Uzbekistan Timur Kapadze, kini dipastikan tidak akan menukangi skuad Merah Putih.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut justru secara resmi memilih menerima tawaran kerja sama dari klub raksasa Premier League, Manchester City, dalam beberapa pekan terakhir.
Keputusan Kapadze ini sekaligus menepis semua spekulasi yang mengaitkan dirinya dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Dilaporkan oleh Sports.kz, kesepakatan Kapadze dengan Manchester City ini terjalin setelah kunjungannya ke fasilitas akademi klub Inggris itu beberapa bulan silam.
Kolaborasi Kapadze dan Akademi Manchester City
Saat berada di Negeri Ratu Elizabeth, Kapadze mengungkapkan bahwa dirinya menjalin komunikasi yang sangat intensif dengan jajaran pelatih serta staf Akademi Manchester City.
Kapadze mencatat, sebagian besar pelatih di akademi tersebut merupakan sosok yang berasal dari Jerman, yang dikenal memiliki filosofi sepak bola modern.
Dalam rangkaian pertemuan strategis tersebut, pihak The Citizens dikabarkan sangat terkesima dengan penampilan pemain muda asal Uzbekistan, Abdukodir Khusanov, yang kini merupakan salah satu aset mereka.
Baca Juga: Timnas U-17 Merana, Alberto Hengga Akui Pressing Brasil Jadi Ujian Berat
Pujian terhadap Khusanov ini datang langsung dari para petinggi klub yang membuat Kapadze merasa bangga.
“Ketika saya mengunjungi akademi Manchester City, mereka menanyakan apakah Uzbekistan memiliki pemain muda lain seperti Khusanov," ungkap Kapadze dalam acara Gol di kanal Sport TV.
"Dari cara mereka berbicara, saya tahu mereka sangat puas dengan Khusanov,” lanjutnya, mengkonfirmasi ketertarikan besar City pada talenta Asia Tengah.
Jejak Karir Gemilang dan Janji Cari Talenta Asia
Ketertarikan City terhadap Kapadze tidak hanya berhenti pada pujian; direktur olahraga klub bahkan secara pribadi memberikan kartu namanya kepada Kapadze.
Direktur olahraga Manchester City meminta Kapadze agar segera menghubunginya jika menemukan bibit pemain muda Uzbekistan lain yang memiliki potensi besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey