-
Bung Ropan menjagokan Ange Postecoglou sebagai kandidat ideal pelatih Timnas Indonesia karena rekam jejaknya yang gemilang.
-
Postecoglou dianggap sulit didatangkan karena nilai kontraknya yang tinggi meski kini berstatus tanpa klub.
-
Kesit Budi Handoyo menilai Timur Kapadze sebagai opsi realistis berkat pengalamannya membangun sepak bola Asia.
Suara.com - Nama mantan pelatih Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou secara mengejutkan masuk ke dalam bursa dan langsung menjadi jagoan utama pengamat Ronny Pangemanan atau Bung Ropan.
Menurutnya jika PSSI serius ingin menaikkan level tim, Postecoglou adalah jawaban yang paling ideal.
“Kalau disuruh pilih satu, saya pilih Ange Postecoglou. Dia paling top, paling bagus," ucap Bung Ropan di siniar Sport cast.
"Pengalaman dan rekornya luar biasa. Pernah bawa Australia juara Piala Asia 2015, juga sukses di Jepang bersama Yokohama F. Marinos,” imbuhnya.
Namun, Bung Ropan juga sadar ada satu rintangan besar untuk mendatangkan pelatih sekaliber Postecoglou yaitu harga.
“Masalahnya ya di nilai kontrak. Kalau pelatih sekelas Joachim Löw aja bisa sampai miliaran per bulan, tentu Postecoglou juga tidak murah. Tapi kalau memang dia sedang free atau bersedia nego, kenapa tidak?” tambahnya.
Andai PSSI mendekati pelatih Australia tersebut, saat ini memang masuk akal karena ia berstatus tanpa klub.
Setelah hengkang dari Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou sempat menukangi Nothingham Forest, tapi tidak bertahan lama dengan catatan delapan laga saja.
Sementara itu, pengamat sepak bola Kesit Budi Handoyo menawarkan opsi yang lebih realistis dan membumi.
Baca Juga: Aksi Solidaritas Skuad FC Twente untuk Mees Hilgers yang Sedang Terpuruk
Ia menilai pelatih muda potensial asal Uzbekistan, Timur Kapadze, adalah sosok yang tidak boleh dipandang sebelah mata.
“Kapadze itu still muda, baru 44 tahun, dan tahu betul bagaimana sepak bola Asia. Ia sukses membawa Uzbekistan ke Piala Dunia U-20 dan punya prospek bagus,” ungkap Kesit.
Adapun Timur Kapadze belum lama ini sudah menyatakan kesiapannya untuk jadi pelatih Timnas Indonesia jika tawaran dari PSSI datang.
Tag
Berita Terkait
-
Ivar Jenner Cs Takluk dari FC Emmen, Tim Geypens Absen karena Cedera Kepala
-
3 Pelatih Kelas Dunia yang Tolak Pinangan Timnas Indonesia
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia ke 32 Besar Piala Dunia U-17 2025 usai Kalah dari Brasil
-
Beri Harapan Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Surabaya Kini Berbanderol Rp43 Miliar
-
Denda Thom Haye dan Shayne Pattynama Lebih Mahal dari 7 Pemalsu Dokumen Naturalisasi Malaysia
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal