-
Jay Idzes jadi pahlawan saat Sassuolo menang 3-0 atas Atalanta lewat penyelamatan krusial di awal laga.
-
Gol Berardi (2) dan Pinamonti memastikan dominasi Sassuolo hingga akhir pertandingan.
-
Idzes tampil solid dan berperan besar menjaga clean sheet timnya.
Suara.com - Jay Idzes kembali membuktikan pengaruh besarnya di lini belakang Sassuolo. Pemain Timnas Indonesia itu menjadi sosok penting dalam balik kemenangan telak Sassuolo atas Atalanta dengan skor 3-0.
Pada laga tersebut, Jay Idzes tampil luar biasa sejak menit-menit awal. Aksi heroiknya terjadi di menit kedelapan, saat Ademola Lookman melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi kiper Sassuolo, Arijanet Muric.
Bola hampir pasti masuk, namun Jay Idzes berdiri di posisi sempurna untuk membendung bola di garis gawang.
Penyelamatan gemilang itu membuat kedudukan tetap 0-0 di awal laga.
Momen tersebut menjadi titik balik yang menjaga mental dan kepercayaan diri para pemain Sassuolo.
Sekitar 20 menit kemudian, Sassuolo akhirnya memecah kebuntuan lewat tendangan penalti Domenico Berardi. Gol tersebut membuka jalan bagi Sassuolo untuk tampil semakin dominan.
Memasuki babak kedua, Sassuolo memanfaatkan lemahnya pertahanan Atalanta.
Andrea Pinamonti menambah keunggulan menjadi 2-0, sebelum Berardi kembali mencatatkan namanya di papan skor dan menutup pesta gol dengan skor akhir 3-0.
Di balik kemenangan besar itu, kontribusi Jay Idzes tidak bisa diabaikan.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Kartu Merah Calvin Verdonk: Dari Harapan Jadi Petaka Lille
Andai tidak ada penyelamatannya di awal laga, hasilnya bisa saja berbeda.
Selain melakukan blok krusial, Idzes juga tampil solid sepanjang pertandingan dan membantu Sassuolo mengakhiri laga dengan catatan clean sheet.
Performa stabil dan determinasi tinggi Jay Idzes kembali menegaskan pidatonya sebagai kunci di lini pertahanan Sassuolo musim ini.
Berita Terkait
-
Kronologi Lengkap Kartu Merah Calvin Verdonk: Dari Harapan Jadi Petaka Lille
-
Laurin Ulrich Bersinar di Bundesliga 2: Makin Dekat Bela Timnas Indonesia?
-
Ini Skenario Rumit Timnas Indonesia untuk Lolos 32 Besar Piala Dunia U-17 2025
-
Nova Arianto Sebut Honduras Punya Transisi yang Baik, Garuda Muda Waspada!
-
Haduh Kabar Buruk dari Pemain Keturunan yang Cuma Datang, Latihan, Main dan Menghilang di Timnas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030