- Mikael Egill Ellertsson akui ibunya lahir di Jakarta sebelum diadopsi keluarga Islandia.
- Pemain Genoa ini sudah mencetak gol di Serie A musim 2025/2026.
- Ia bangga membawa dua identitas: Islandia dan Indonesia.
Suara.com - Nama Mikael Egill Ellertsson mungkin belum sering muncul di headline sepak bola Eropa, namun kisah hidupnya menarik perhatian publik — terutama bagi penggemar Indonesia.
Pemain muda Genoa itu baru-baru ini mengungkap bahwa dirinya memiliki darah Indonesia dari garis ibu.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam wawancara eksklusif dengan FIFA.
Ellertsson mengaku, meski keluarganya belum pernah menginjakkan kaki di Indonesia, mereka selalu terbuka membicarakan asal-usulnya.
“Meskipun kami belum pernah mengunjungi Indonesia, keluarga kami selalu terbuka soal asal-usul kami. Kami bangga dengan dua identitas ini,” ujar Ellertsson.
Ibunya Lahir di Jakarta
Lahir di Reykjavik, Islandia, pada 11 Maret 2002, Ellertsson ternyata memiliki ibu yang lahir di Jakarta.
Sang ibu kemudian diadopsi oleh keluarga asal Islandia saat masih bayi.
Dari situlah mengalir darah Indonesia yang kini ia banggakan di panggung sepak bola Eropa.
Baca Juga: Siapa Heimir Hallgrimsson? Juru Taktik Piala Dunia 2018 Mendadak Digosipkan Calon Pelatih Timnas
Berjuang dari Cedera ke Serie A
Perjalanan karier Ellertsson tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami patah tulang kaki yang membuatnya harus menepi cukup lama.
Namun masa sulit itu justru membentuk keteguhan mentalnya.
“Cedera itu mengubah saya, tapi juga membuat saya lebih tangguh secara mental,” ucapnya.
Kini, pemain berusia 23 tahun itu tampil konsisten bersama Genoa, mencatat satu gol dari 11 pertandingan di musim 2025/2026 Serie A.
Sebelumnya, ia sempat satu tim dengan Jay Idzes, yang kini memperkuat Sassuolo.
Selain bersinar di level klub, Ellertsson juga menjadi bagian penting dalam tim nasional Islandia, dengan 19 caps internasional sejauh ini.
Ia menatap target besar: membawa negaranya kembali tampil di Piala Dunia 2026 setelah absen sejak edisi 2018.
“Kami tahu tantangannya besar, tapi Islandia selalu punya semangat juang tinggi. Saya yakin kami bisa kembali ke turnamen besar,” tegasnya.
Inspirasi untuk Dua Tanah Air
Meski kini fokus di Serie A dan timnas Islandia, Ellertsson tak menutup kemungkinan bermain di klub besar Eropa di masa depan.
Ia ingin kariernya menjadi bukti bahwa kerja keras bisa membuka jalan bagi siapa pun, di mana pun asalnya.
“Saya ingin terus berkembang dan menginspirasi orang lain, baik di Islandia maupun di Indonesia. Saya ingin membuktikan bahwa kerja keras bisa membawa kita ke mana saja,” pungkasnya.
Kisah Mikael Egill Ellertsson bukan sekadar tentang sepak bola.
Ini adalah cerita tentang identitas, keteguhan, dan kebanggaan — seorang pemain muda yang membawa semangat Jakarta ke lapangan Serie A.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Emil Audero Ungkap Alasan Lanjutkan Laga Saat Jadi Korban Petasan Lawan Inter Milan
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa