- Roy Keane kembali melontarkan kritik pedas terhadap Anthony Martial dengan gaya sarkastik.
- Martial dikenal sebagai pemain berbakat namun inkonsisten selama membela Manchester United.
- Setelah sembilan tahun di klub, performanya kerap menuai kritik, termasuk dari Keane, yang menilai kontribusi golnya terlalu minim
Suara.com - Legenda Manchester United, Roy Keane melemparkan komentar tajam dan kocaknya dalam podcast Stick to Football.
Kali ini, Keane menjadi bahan tawa bersama rekan-rekannya setelah menanggapi pernyataan Ole Gunnar Solskjaer soal mantan striker Setan Merah, Anthony Martial.
Dalam episode terbaru yang tayang Kamis (13/11), Solskjaer yang juga mantan pelatih dan rekan setim Keane, hadir membahas masa kepelatihannya di Old Trafford.
Ketika ditanya oleh Gary Neville soal performa Martial di Manchester United, Solskjaer menyebut pemain asal Prancis itu sebagai sosok yang sangat berbakat dan tak bisa dihentikan jika sedang dalam performa terbaik.
Namun sebelum Solskjaer selesai berbicara, Keane langsung menanggapi dengan gestur khasnya.
Ia bersandar ke kursi, menatap langit-langit, dan memasang ekspresi tidak percaya, membuat semua rekan di podcast itu, termasuk Paul Scholes, Ian Wright, dan Jill Scott, tertawa terbahak-bahak.
Ketika Neville kemudian bertanya apakah ia juga penggemar Martial, Keane menjawab tegas,
“Tidak. Kalau Ole bilang ‘pada harinya dia tak terhentikan’, itu artinya hari-hari seperti itu jarang terjadi!”
Keane bahkan melontarkan lelucon sinis saat membahas statistik di masa kepelatihan Solskjaer.
Baca Juga: Pelaku Pelecehan Anak Pernah Digaji Manchester United, Kok Bisa?
Ketika Solskjaer menebak Marcus Rashford sebagai pencetak gol terbanyak dengan 54 gol, Keane menimpali,
“Martial tepat di belakangnya, dengan enam gol,” ujarnya yang kembali memancing gelak tawa.
Solskjaer mencoba meredam suasana dengan menjelaskan bahwa kombinasi Martial, Rashford, dan Pogba sempat tampil bagus saat United finis di posisi kedua Liga Inggris.
Namun Keane menutup perdebatan dengan santai, “Itu cuma opini, Ole, tak masalah!”
Martial sendiri meninggalkan Manchester United musim panas lalu setelah sembilan tahun berseragam Setan Merah.
Meski sempat digadang-gadang sebagai bintang masa depan klub, performanya kerap dikritik, terutama oleh Keane.
Pada 2023, Keane pernah menyindir tajam lewat siaran Sky Sports usai kekalahan United dari Newcastle,
“Kita memaafkan Martial karena dia mencetak gol setiap 14 tahun sekali. Kalau terus seperti ini, lebih baik dia main di divisi bawah.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Pelaku Pelecehan Anak Pernah Digaji Manchester United, Kok Bisa?
-
MU Siap Lepas Jadon Sancho Gratis, Dortmund Siap Sambut Si Anak Hilang
-
Paul Pogba Garda Terdepan Bersama 70 Atlet Dunia Desak UEFA Sanksi Israel
-
Saat Manajemen Manchester United Tak Lagi Sejalan dengan Ruben Amorim
-
Waduh! Jose Mourinho Gak Bayar Tagihan Hotel Rp15 Miliar, Mendadak Bangkrut?
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia
-
Hasil Piala Dunia 2026, Meksiko Lolos Babak 16 Besar Usai Bungkam Ekuador 2-0
-
Kylian Mbappe Tempel Lionel Messi! Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Makin Panas
-
Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang
-
Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?