-
Rizky Ridho mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat gol spektakulernya.
-
Jay Idzes ikut muncul di video Puskas, namun sebagai bek yang kebobolan salah satu gol kandidat.
-
Kontras nasib Ridho dan Idzes menciptakan ironi: satu dirayakan sebagai pencipta gol terbaik, satu lainnya jadi korban gol indah lawan.
Suara.com - Daftar nominasi FIFA Puskas Award 2025 membawa sebuah cerita unik dan ironis bagi sepak bola Indonesia.
Dua bek andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Jay Idzes sama-sama terlihat dalam video rangkuman 11 gol terbaik dunia.
Namun, peran dan nasib keduanya dalam video tersebut berbeda bak langit dan bumi.
Kabar paling membanggakan datang dari Rizky Ridho. Pemain bertahan Persija Jakarta ini secara resmi mengukir sejarah sebagai pesepak bola Indonesia pertama yang masuk dalam nominasi penghargaan bergengsi ini.
Namanya bersanding dengan para bintang dunia berkat gol spektakulernya ke gawang Arema FC pada 9 Maret 2025.
Dalam sebuah momen brilian, bek berusia 23 tahun itu melepaskan tendangan geledek dari tengah lapangan yang meluncur mulus ke gawang tanpa bisa diantisipasi kiper lawan, Lucas Frigeri.
Meskipun Persija kalah dalam laga tersebut, gol fenomenal Ridho tetap diakui dunia sebagai sebuah mahakarya.
Di sisi lain, nasib berbeda 180 derajat dialami Jay Idzes. Namanya memang tidak masuk dalam daftar nomine, namun ia 'tampil' dalam video Puskas Award sebagai bagian dari tim yang gawangnya dibobol oleh salah satu kandidat.
Momen tersebut adalah saat Jay Idzes masih berseragam Venezia dan berhadapan dengan Cagliari pada 18 Mei 2025.
Baca Juga: Bos Persija Kasih Respons Berkelas Rizky Ridho Masuk Nominasi FIFA Puskas Award 2025
Pemain Cagliari Alessandro Deiola, mencetak gol indah melalui sebuah kerja sama tim yang apik, diakhiri dengan tendangan melengkung presisi.
Dalam cuplikan gol tersebut, Jay Idzes terlihat sebagai salah satu bek yang gagal membendung laju bola dan hanya bisa terpana melihat gawang timnya kebobolan.
Perbedaan nasib ini menjadi sebuah ironi yang menarik. Di satu panggung yang sama, dua pilar pertahanan Timnas Indonesia berada di dua sisi mata uang yang berbeda yakni satu sebagai kreator momen magis yang dirayakan, dan satu lagi sebagai saksi dari kehebatan lawan yang diakui dunia.
Berita Terkait
-
Dituduh Pura-pura Cedera, Mees Hilgers: Banyak Orang Menyebarkan Kebohongan
-
Timur Kapadzse Puji Suporter Timnas Indonesia, Tapi Ungkap PSSI Belum Bergerak
-
Breaking News! Indra Sjafri Coret Luke Xavier Keet dari Timnas Indonesia U-22
-
Eks Asisten Patrick Kluivert Baru Buka Suara Usai Posisinya Bakal Digantikan Nova Arianto
-
Ultras Garuda Geruduk Kantor PSSI, Erick Thohir Disuruh Out!
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?