-
Frank van Kempen akhirnya buka suara dan berpamitan meski belum pernah memimpin Timnas U-20 setelah kontraknya diputus lebih awal.
-
Ironi terjadi karena perpisahan Van Kempen muncul tepat saat PSSI mempromosikan Nova Arianto sebagai pelatih baru U-20.
-
Van Kempen mengungkapkan kekecewaan namun tetap berterima kasih dan berjanji mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia.
Suara.com - Momen dramatis nan ironis mewarnai babak baru kepelatihan Timnas Indonesia U-20. Tepat di hari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir secara resmi mempromosikan Nova Arianto sebagai nakhoda baru, Frank van Kempen, pelatih yang seharusnya mengisi posisi tersebut, justru baru buka suara dan menyampaikan salam perpisahan emosional.
Pada Kamis (13/11/2025), PSSI menyambut kepulangan skuad Timnas Indonesia U-17 dari Piala Dunia U-17 dan langsung mengumumkan bahwa Nova Arianto akan naik kelas untuk menangani U-20.
Namun, di saat yang nyaris bersamaan Frank van Kempen, yang namanya seolah sudah dilupakan tiba-tiba muncul di media sosial.
Padahal, PSSI secara teknis sudah mengakhiri kontraknya bersamaan dengan pemecatan Patrick Kluivert dan seluruh stafnya pada 16 Oktober 2025.
Namun, selama sebulan penuh Van Kempen memilih diam. Ia baru angkat bicara tepat saat penggantinya sudah diumumkan.
Ironi terbesar dari kisah Van Kempen adalah ia dipecat bahkan sebelum sempat bekerja. Ditunjuk sebagai pelatih Timnas U-20 pada 5 Juni 2025 dengan kontrak dua tahun, ia sama sekali belum pernah memimpin latihan tim. Perannya selama ini hanya sebatas menjadi asisten di tim U-23.
Dalam unggahan perpisahannya, Van Kempen mencurahkan isi hatinya, mengakui ada rasa kecewa karena perjalanannya berakhir prematur.
“Sungguh sebuah perjalanan. Beberapa minggu telah berlalu sejak masa saya bersama Federasi Sepak Bola Indonesia berakhir,” ujar Frank van Kempen.
“Setelah menghabiskan waktu berkeliling di negara yang indah ini, saya ingin berbagi beberapa kata,” imbuhnya.
Baca Juga: 3 Hal yang Bikin Timur Kapadze Layak Menukangi Timnas Indonesia
Ia memuji antusiasme suporter dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan, meskipun singkat.
“Saya menikmati setiap bagian dari petualangan ini, negara yang luar biasa, orang-orang hangat dan ambisius yang bekerja bersama saya, dan tentu saja, gairah luar biasa dari para penggemar sepak bola Indonesia!,” kata Frank van Kempen.
Namun, ia tak bisa menutupi rasa sesalnya karena belum bisa menukangi langsung Timnas Indonesia U-20.
“Sayangnya, perjalanan ini harus berakhir lebih cepat dari yang saya harapkan,” tegas van Kempen. “Saya sebenarnya sangat menantikan lebih banyak pertandingan, turnamen, dan kesempatan untuk bekerja sama dengan para pemain, pelatih, serta klub-klub di seluruh Indonesia,” ucapnya.
Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Erick Thohir, Patrick Kluivert, dan Gerald Vanenburg. Di akhir pesannya, ia berjanji akan terus mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia.
“Saya akan terus mengikuti perkembangan sepak bola kalian dengan penuh minat, dan saya mendoakan yang terbaik untuk kalian semua di masa depan!,” tutur van Kempen.
Unggahan yang muncul di hari pengumuman Nova Arianto ini menjadi penutup babak yang aneh bagi Frank van Kempen, sekaligus menjadi penanda dimulainya era baru di bawah kepemimpinan pelatih lokal di Timnas Indonesia U-20.
Berita Terkait
-
Ultras Garuda Geruduk Kantor PSSI, Erick Thohir Disuruh Out!
-
PSSI Wajib Gerak Cepat, Timur Kapadze Kini Masuk Radar Klub Kazakhstan
-
Keuntungan Mutlak Buat Pemain Muda Jika Timur Kapadze Latih Timnas Indonesia
-
Taktik Rapuh Heimir Hallgrimsson, Layak Tangani Timnas Indonesia?
-
Persib Bandung Didenda Rp115 Juta Karena Tiga Pelanggaran
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay
-
Jepang Tanpa Takefusa Kubo saat Hadapi Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Presiden Korea Selatan Ikut Kritik Hong Myung-bo, Pelatih Taeguk Warriors Resmi Mengundurkan Diri
-
Lewat Laga Dramatis, Kudus Juara MilkLife Soccer Challenge All-Stars
-
Carlo Ancelotti Ogah Ladeni Psywar Jepang, Fokus Bawa Brasil ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!