-
Gilany Daalman, striker muda FC Emmen, punya darah Maluku.
-
Mencetak 33 gol dalam 26 laga, potensinya sangat besar.
-
Daalman tegas menyatakan bersedia bela Timnas Indonesia.
Suara.com - Dunia sepak bola Indonesia sedang menyoroti munculnya talenta diaspora yang bermain di Eropa, dan kali ini perhatian tertuju pada sosok Gilany Daalman.
Pemain muda yang kini aktif bersama klub Belanda, FC Emmen, ini merupakan campuran darah dari tiga wilayah: Belanda, Indonesia, dan Curaçao.
Gilany Daalman menunjukkan tanda-tanda sebagai pemain masa depan meskipun usianya baru menginjak 16 tahun.
Lahir pada tanggal 17 November 2008, ia dikenal sebagai penyerang sayap kiri yang memiliki kecepatan tinggi dan kreativitas di lapangan.
Pemain dengan tinggi 174 cm dan berat 64 kg ini secara konsisten menonjol dalam berbagai kompetisi kelompok umur di Belanda.
Catatan golnya sangat impresif, di mana ia berhasil mencatatkan 33 gol hanya dari 26 pertandingan yang ia lakoni.
Statistik mencetak gol yang tinggi ini membuktikan kemampuan finishing yang luar biasa bagi seorang pemain yang masih belia.
Selain beroperasi sebagai winger, Daalman juga kerap diturunkan di posisi striker utama berkat insting mencetak gol dan kekuatan tembakannya.
Latar belakang keluarga Gilany Daalman memiliki tautan kuat dengan Indonesia melalui kakeknya yang berasal dari Nusa Laut, Maluku.
Baca Juga: Prediksi Formasi Timnas Indonesia di Tangan Timur Kapadze
Di sisi lain, dari garis ayahnya, ia juga membawa keturunan dari Curaçao.
Saat ini, status kewarganegaraannya adalah pemegang paspor Belanda, sebuah hal yang umum bagi pemain diaspora.
Kendati demikian, opsi untuk bergabung dengan skuad Merah Putih di masa depan tetap terbuka lebar bagi dirinya.
Antusiasme dari pemain itu sendiri telah terkonfirmasi ketika ia diberikan pertanyaan mengenai kemungkinan membela Tim Nasional Indonesia.
Gilany memberikan jawaban yang lugas dan meyakinkan, menunjukkan minat yang besar untuk berpartisipasi.
“Tentu saja, yes of course!” jawabnya dikutip dari unggahan akun @bolavers24.
Pernyataan ini jelas menjadi angin segar bagi para penggemar sepak bola Indonesia yang berharap talenta terbaik diaspora dapat bersatu dalam seragam Garuda.
Performa cemerlang Gilany Daalman tidak hanya terlihat dari deretan golnya yang banyak.
Kontribusi aktifnya dalam membangun serangan juga tampak jelas, misalnya pada pertandingan melawan GVAV-Rapiditas JO17-1 pada bulan September 2024.
Dalam laga tersebut, pemain ini menjadi kunci kemenangan timnya, SV Schalkhaar JO17-1, dengan sumbangan signifikan berupa 1 gol dan 4 assist.
Angka-angka ini mempertegas bahwa ia bukan hanya seorang finisher yang andal, tetapi juga seorang creator peluang yang cerdas.
Kelebihan utama pemain ini terletak pada kecepatannya saat membawa bola dan juga pemahaman taktisnya yang baik dalam permainan.
Ditambah lagi, visinya yang luas di lapangan memungkinkan dia untuk menciptakan peluang bagi rekan setimnya dengan akurat.
Mengingat usianya yang masih sangat muda, potensi perkembangan Gilany Daalman diprediksi masih akan terus meningkat pesat di masa mendatang.
Kini, nama Gilany Daalman telah menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter Tanah Air.
Banyak pihak yang berharap wonderkid ini dapat segera dipertimbangkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 atau U-20 di ajang internasional.
Perhatian publik terhadap talenta ini mencerminkan keinginan besar untuk memperkuat tim nasional dengan pemain berkualitas internasional dari berbagai penjuru dunia.
Peningkatan minat dan pengawasan terhadap pemain keturunan ini merupakan langkah strategis untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Diharapkan langkah PSSI untuk menghubungi pemain ini segera terealisasi untuk mengamankan jasanya.
Dengan bakat dan potensi yang dimilikinya, Gilany Daalman memiliki segala modal untuk menjadi bintang besar di sepak bola profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Nasib Tragis Pemain Keturunan Indonesia di Belanda, Orang Maluku: Ale Rasa Beta Rasa
-
Pemain Keturunan Ini Gacor di Timnas Norwegia U-20, Masih Eligible Dinaturalisasi John Herdman
-
2 Pemain St Kitts and Nevis Jebolan Premier League, Timnas Indonesia Harus Waspada
-
Alhamdulillah John Herdman Bisa Tenang dengan Kabar Ini Jelang FIFA Series 2026
-
Mengerikan! Pemain Keturunan Indonesia Kasih Peringatan Keras ke Arsenal
-
Debut Mauro Zijlstra Belum Mengigit, Asisten Pelatih Persija Beberkan Alasannya
-
Nasib Eks Real Madrid: Ayah 8 Anak dengan 5 Wanita Berbeda, Terkena Stroke Kini Jadi Satpam
-
Tanpa Naturalisasi, John Herdman Bisa Pertajam Lini Depan Timnas Indonesia dengan Juara Liga Belanda
-
Siapa Kiper Utama FIFA Series 2026? Emil Audero Cetak Rekor Clean Sheet, Maarten Paes Masih Menepi
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Eks Asisten Pelatih Timnas Brasil Jelang Lawan Timnas Indonesia