Bola / Liga Inggris
Senin, 16 Februari 2026 | 15:44 WIB
Tijjani Reijnders (ig Manchester City)
Baca 10 detik
  • Tijjani Reijnders menegaskan Manchester City masih bersaing ketat dengan Arsenal dalam perebutan gelar.

  • Selisih poin Manchester City dan Arsenal kini hanya tersisa empat angka di klasemen.

  • Kemenangan atas Salford di FA Cup memperpanjang tren positif dan kepercayaan diri City.

Suara.com - Persaingan memperebutkan mahkota juara kompetisi tertinggi sepak bola Liga Inggris kini kembali memanas dan semakin menarik.

Manchester City menunjukkan taji mereka sebagai penantang gelar yang sangat serius pada kampanye musim ini.

Selisih angka dengan pemuncak klasemen sementara, Arsenal, kini berhasil dipangkas menjadi hanya empat poin saja.

Momentum positif ini didapatkan setelah The Citizens sukses menumbangkan perlawanan Liverpool serta Fulham baru-baru ini.

Keberhasilan melaju ke fase berikutnya di ajang FA Cup semakin mempertegas dominasi skuad asuhan Pep Guardiola.

Ambisi Besar Manchester City

Kemenangan dua gol tanpa balas atas Salford menjadi bukti kestabilan performa tim yang bermarkas di Etihad.

Gelandang anyar mereka yang juga pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, mengirimkan pesan yang cukup provokatif bagi sang rival di London Utara.

Pemain asal Belanda tersebut menyatakan bahwa armada Manchester Biru sama sekali belum menyerah dalam perburuan trofi.

Baca Juga: Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai

Kondisi internal tim diklaim sangat kondusif meskipun sempat melewati periode sulit dengan kehilangan beberapa poin krusial.

“Suasananya bagus, tapi sebelumnya juga bagus. Tentu kami sempat kehilangan beberapa poin, tetapi kami baik-baik saja, kami masih memburu dan terus melaju," ujar Reijnders.

Optimisme di Ruang Ganti

Reijnders percaya bahwa peluang untuk menyalip Arsenal tetap terbuka lebar selama timnya bisa menjaga ritme.

Konsistensi permainan dianggap menjadi kunci utama jika ingin mengakhiri musim ini dengan torehan prestasi gemilang.

“Tentu kita harus melihat bagaimana nanti, tetapi jika kami terus seperti ini, siapa tahu?” tambah sang pemain.

Keyakinan tinggi ini diharapkan mampu memberikan tekanan mental yang besar kepada skuad asuhan Mikel Arteta.

Perjalanan di turnamen domestik lainnya juga menjadi gambaran betapa kuatnya kedalaman skuad yang dimiliki City.

Ulasan Pertandingan Piala Domestik

Laga melawan Salford di Stadion Etihad berlangsung dengan tempo yang sangat terkendali sejak menit awal dimulai.

Skor akhir 2-0 terasa jauh lebih kompetitif jika dibandingkan dengan pertemuan musim lalu yang berakhir telak.

Gol pertama lahir dari kesalahan antisipasi pemain lawan, Alfie Dorrington, yang berujung pada gol bunuh diri.

Setelah unggul cepat, City memilih untuk mengatur tempo permainan dan tidak terlalu terburu-buru melakukan serangan balik.

Strategi tersebut sempat memberikan angin segar bagi Salford untuk menciptakan peluang melalui Ben Woodburn serta Brandon Cooper.

Kontribusi Pemain Baru City

Namun, ketenangan lini belakang The Citizens membuat ancaman dari lawan tidak membuahkan hasil hingga turun minum.

Kemenangan akhirnya dikunci oleh Marc Guehi yang masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol perdananya.

Tijjani Reijnders sendiri dipercaya tampil secara penuh selama sembilan puluh menit oleh sang manajer dalam laga tersebut.

Eks pemain AC Milan ini mengakui bahwa menghadapi tim dengan pertahanan berlapis bukanlah perkara yang mudah.

“Tentu mereka tidak menginginkan pertandingan seperti musim lalu lagi, jadi bagi mereka ini soal bertahan. Kadang sulit menemukan ruang di antara lini dan menciptakan peluang, tetapi yang terpenting kami lolos ke babak berikutnya," sambung Reijnders.

Proses Adaptasi di Inggris

Pemain yang ditebus dengan biaya 46,5 juta pounds tersebut tampak mulai menyatu dengan skema permainan ala Guardiola.

Ia menyatakan sangat menikmati proses penyesuaian diri dengan atmosfer sepak bola di Inggris yang sangat kompetitif.

Totalitas Reijnders di lapangan tengah diharapkan mampu menjadi mesin penggerak baru untuk mengejar ketertinggalan poin.

Manchester City kini fokus menatap laga-laga selanjutnya demi mengudeta posisi puncak dari genggaman skuad Meriam London.

Persaingan hingga akhir musim diprediksi akan berjalan dramatis dengan kedua tim yang saling sikut di klasemen.

Load More