- Timnas Indonesia turun ke peringkat 123 FIFA setelah tidak memainkan laga internasional di November.
- Malaysia justru naik ke posisi 117 meski tidak bertanding, terbantu kekalahan Namibia.
- Fokus PSSI pada uji coba tim U-22 membuat Garuda kehilangan momentum menambah poin.
Suara.com - Nasib berbeda dialami Timnas Indonesia dan Malaysia dalam update ranking FIFA terbaru meski keduanya sama-sama tidak tampil di agenda FIFA Matchday November 2025.
Keputusan PSSI untuk meniadakan pertandingan tim senior rupanya berdampak langsung pada posisi Garuda di tabel dunia.
Menurut catatan Football Ranking, Indonesia melorot satu strip. Hingga Minggu (16/11/2025), skuad Merah-Putih berada di urutan ke-123 dunia dengan koleksi 1.144,73 poin.
Penurunan ini bukan karena kalah bertanding, melainkan karena negara lain di bawah Indonesia mampu memaksimalkan laga uji coba mereka.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Suriname. Negara tersebut melonjak dari peringkat 126 ke 121 setelah mengantongi tambahan sekitar 15,14 poin hasil kemenangan telak 4-0 atas El Salvador.
Hasil itu sangat berarti karena lawan mereka menempati posisi jauh lebih tinggi, yakni peringkat 94 dunia.
Imbasnya, posisi Indonesia makin rentan. Negara-negara yang berada di bawah seperti Siprus hingga Azerbaijan berpotensi menyalip apabila meraih hasil positif pada jendela laga internasional yang sama.
Situasinya semakin kontras karena PSSI justru mengarahkan fokus ke Timnas Indonesia U-22 yang menjalani dua pertandingan uji coba melawan Mali.
Namun kedua laga tersebut berstatus tier 2, sehingga tidak memberikan pengaruh apa pun terhadap perolehan poin ranking FIFA.
Baca Juga: PSSI Terbuka Pelatih Timnas Indonesia Baru Bukan Lokal
Kesempatan untuk mengamankan poin di periode internasional November pun hilang begitu saja, meninggalkan Garuda dalam posisi bertahan sambil berharap pesaing di bawah tidak meraih kemenangan.
Sementara itu, Malaysia mendapatkan tuah berbeda meskipun tak turun ke lapangan.
Harimau Malaya naik peringkat secara otomatis setelah Namibia kalah 0-1 dari Komoro dalam uji coba internasional.
Hasil itu membuat Malaysia terdongkrak ke posisi 117 dunia tanpa perlu bermain.
Uniknya, kenaikan tersebut terjadi di tengah polemik naturalisasi yang sempat mengganggu persiapan internal mereka.
Malaysia baru akan kembali bertanding pada 18 November 2025 menghadapi Nepal pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 di Sultan Ibrahim Stadium.
Laga tersebut sekaligus menjadi peluang mereka memperbaiki posisi dalam ranking FIFA.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Kenapa Rizky Ridho Pilih Bertahan di Persija Jakarta meski Berpeluang Abroad?
-
Jadwal Baru Piala AFF Bikin Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Bisa Full Skuad
-
PSSI 'One Man Show', Suporter Tuntut Erick Thohir Mundur Demi Tata Kelola Baru Sepak Bola Indonesia
-
PSSI Era Erick Thohir 'Contek' Cara Iwan Bule untuk Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang
-
Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI