-
Rizky Ridho masuk nominasi Puskas 2025 karena gol spektakulernya ke gawang Arema FC.
-
Hadiah utamanya adalah pengakuan FIFA, arsip abadi, dan peluang karir di Eropa.
-
Prestasi ini membuka jalan bagi pemain Indonesia lain untuk bersaing di kancah global.
Suara.com - Pemain bertahan andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho, kini tengah mencuri perhatian dunia setelah namanya resmi masuk daftar nominasi Puskas Award 2025.
Bukan sekadar formalitas, gol fantastisnya ke gawang Arema FC telah menempatkan pemain berusia 23 tahun itu dalam jajaran 11 nomine gol paling indah sedunia.
Ia berkompetisi ketat dengan talenta internasional seperti Declan Rice, Lamine Yamal, Carlos Orrantia, hingga Amr Nasser.
Penghargaan prestisius Puskas Award merupakan apresiasi tahunan yang digagas oleh FIFA sejak 2009 untuk gol paling spektakuler yang tercetak.
Sejumlah maestro lapangan hijau pernah mencicipi gelar ini, di antaranya Cristiano Ronaldo, Olivier Giroud, serta Zlatan Ibrahimovic.
Namun, sejarah Puskas juga mencatat kejutan dari pemain non-elite sepak bola global, terbukti dari kemenangan Faiz Subri dan Marcin Oleksy.
Kemenangan Ridho akan memberikan imbalan pertama yang bersifat non-materi, yaitu penempatan namanya dalam arsip abadi resmi milik FIFA.
Ini berarti torehan golnya akan diabadikan dan senantiasa dipublikasikan, bersanding dengan karya-karya genius dari legenda seperti Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo.
Pengakuan ini menjadi hadiah yang melampaui nilai uang, karena merupakan cap keunggulan dalam sejarah sepak bola.
Baca Juga: On Fire! Marselino Ferdinan Langsung Gabung di Lokasi SEA Games 2025, 27 November
Hadiah luar biasa selanjutnya adalah undangan kehormatan untuk menghadiri acara akbar The Best FIFA Football Awards 2025.
Momen tersebut memberinya kesempatan untuk berinteraksi dan berdiri di panggung yang sama dengan pemain-pemain terbaik dunia, layaknya Kylian Mbappé.
Kehadirannya di acara tersebut secara otomatis akan meningkatkan visibilitas dan reputasi internasional sang bek.
Keberhasilan memenangkan Puskas Award memiliki dampak signifikan dalam menaikkan citra Rizky Ridho di panggung global.
Secara langsung, hal ini membuka peluang yang jauh lebih luas bagi Ridho untuk mengejar karier di luar negeri atau yang sering disebut abroad.
Meskipun masih terikat kontrak profesional bersama Persija Jakarta hingga tahun 2028, klub ibukota telah memberikan sinyal positif bagi ambisi Ridho untuk bermain di liga asing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas
-
Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
-
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang
-
Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan
-
Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?
-
Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?
-
DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?
-
Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng
-
Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya
-
Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas