- Belanda memastikan tiket Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Lithuania 4-0.
- Koeman menilai performa tim belum stabil dan perlu banyak pembenahan.
- Pelatih 61 tahun itu menyoroti peluang terbuang dan standar permainan yang sempat menurun.
Suara.com - Timnas Belanda boleh bernapas lega setelah memastikan tempat di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Namun bagi Ronald Koeman, kelolosan ini bukan alasan untuk puas diri.
Sang pelatih menegaskan timnya masih membutuhkan banyak pembenahan sebelum tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Dalam wawancara yang dikutip dari laman resmi UEFA, Selasa, Koeman menilai perjalanan Belanda selama kualifikasi tidak sepenuhnya mulus.
Ia melihat masih ada sisi-sisi yang perlu dirapikan agar Oranje bisa bersaing di turnamen utama.
“Saya tidak ingin membuat prediksi. Saya pikir kami punya banyak kualitas di skuad kami, dan persaingan untuk memperebutkan tempat juga ketat,” ujar Koeman.
Ia menambahkan bahwa inkonsistensi masih menjadi masalah.
“Tapi kami harus menyadari bahwa ada momen-momen buruk di babak kualifikasi, di mana standar kami menurun atau kami membuang peluang besar. Kami harus memperbaikinya,” sambung dia.
Kepastian kelolosan Belanda datang setelah kemenangan meyakinkan 4-0 atas Lithuania pada laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Baca Juga: Bantai Lithuania 4-0, Belanda Pastikan Diri Lolos ke Piala Dunia 2026
Laga yang berlangsung di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, pada Senin waktu setempat itu menghadirkan gol dari Tijjani Reijnders, Cody Gakpo, Xavi Simons, dan Donyell Malen.
Tambahan tiga poin mengantar Belanda menutup grup sebagai pemuncak klasemen dengan 20 poin dari delapan pertandingan.
Catatan tersebut memastikan mereka melenggang ke putaran final sebagai salah satu pemimpin grup.
Koeman tak menutupi rasa puas atas performa timnya pada laga kontra Lithuania, meski tetap menyisipkan catatan evaluasi.
“Kami berharap sebelumnya bahwa ini akan menjadi pertandingan di mana kami bermain baik dari menit pertama hingga menit terakhir dan mencetak banyak gol. Di babak pertama, kami seharusnya mencetak dua atau bahkan tiga gol. Ada banyak momen bagus, tetapi juga beberapa momen buruk. Namun secara keseluruhan, ini adalah penampilan yang bagus,” pungkasnya, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Persiapan Singkat Bukan Alasan, Persija Jakarta Siap Libas Persijap
-
Rafael Leao Akui Perlu Pertajam Insting Gol meski Baru Jadi Pahlawan Kemenangan AC Milan
-
Jadi Pahlawan Kemenangan AC Milan, Rafael Leao Malah Disebut Allegri Sering 'Tertidur' di Lapangan
-
Klasemen Liga Italia usai AC Milan Bungkam Cagliari, Rossoneri Geser Inter dari Puncak
-
Dirumorkan Jadi Pesaing Jay Idzes, Eks Real Madrid Disebut Ingin Beli Klub La Liga
-
Rapor Merah 2025! 3 Mimpi Buruk Timnas Indonesia yang Haram Terulang Tahun Ini
-
Bursa Transfer Januari 2026: Napoli Wajib Perkuat Lini Belakang Demi Jaga Asa Scudetto
-
Skandal Memata-matai Lawan Membayangi John Herdman Jelang Peresmian Pelatih Timnas Indonesia
-
Mauricio Souza Minta Persija Fokus Hadapi Persijap Jepara Sebelum Duel Panas Melawan Persib Bandung
-
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Persija Jakarta Hadapi Hertha Berlin Saat Perayaan Ulang Tahun Jakarta