-
Belanda lolos Piala Dunia 2026 usai menang 4-0 atas Lithuania.
-
Koeman menyoroti penurunan standar tim meski sudah lolos.
-
Perbaikan diperlukan agar Belanda siap bersaing di Piala Dunia.
Suara.com - Skuad Oranje berhasil mengamankan satu tempat di Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Keberhasilan ini tidak membuat Pelatih Kepala Timnas Belanda, Ronald Koeman, berpuas diri, malah mendorong timnya untuk terus melakukan peningkatan substansial.
Pelatih pemain keturunan Indonesia Tijjani Reijnders yang tergabung di skuad Belanda itu menekankan bahwa meskipun timnya sudah pasti lolos, masih banyak aspek yang harus dibenahi sebelum turnamen akbar itu dimulai.
Menurut Koeman, ada catatan minor yang tampak selama perjalanan babak kualifikasi yang mesti diperbaiki secara intensif.
Komentar ini ia sampaikan setelah mengunci posisi puncak Grup G dalam Kualifikasi Zona Eropa.
Belanda mengukuhkan kelolosannya usai melibas Lithuania dengan skor telak 4-0 di laga pamungkas grup.
Pertandingan penentuan tersebut berlangsung di Stadion Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, pada Senin waktu setempat.
Kemenangan solid ini membawa Belanda menduduki peringkat teratas klasemen akhir Grup G.
Tim de Godenzonen berhasil mengumpulkan total 20 poin dari delapan pertandingan yang telah mereka jalani.
Baca Juga: Belanda Segel Tiket Piala Dunia 2026, Striker Rp831 M Disebut Pemain Terbaik
Walaupun demikian, Koeman tetap berpegang teguh pada tuntutan performa yang lebih konsisten.
Empat gol kemenangan Belanda pada malam itu diciptakan oleh Tijjani Reijnders, Cody Gakpo, Xavi Simons, dan Donyell Malen.
Meskipun kualitas individu pemainnya mumpuni, Koeman melihat adanya momen-momen di mana tim kehilangan fokus.
Ia menegaskan bahwa timnya harus menghilangkan kecenderungan penurunan standar di tengah pertandingan.
Koeman secara gamblang menyatakan pandangannya mengenai kondisi tim saat ini dan target ke depan.
"Saya tidak ingin membuat prediksi. Saya pikir kami punya banyak kualitas di skuad kami, dan persaingan untuk memperebutkan tempat juga ketat," ungkap Koeman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta