-
Curacao lolos ke Piala Dunia 2026 setelah imbang lawan Jamaika, menandai debut mereka di turnamen tersebut.
-
Indonesia pernah dua kali mengalahkan Curacao pada 2022 saat tim lawan masih berperingkat lebih tinggi.
-
Curacao berubah drastis di bawah Dick Advocaat, tampil solid dan tak terkalahkan sepanjang Kualifikasi Piala Dunia.
Suara.com - Euforia besar menyelimuti Curacao setelah mereka secara dramatis memastikan satu tiket bersejarah ke putaran final Piala Dunia 2026/ Padahal tiga tahun lalu, Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Curacao sebanyak dua kali, tapi nasibnya berbanding terbalik.
Hasil imbang 0-0 melawan Jamaika, Rabu (19/11/2025) dini hari WIB, sudah cukup untuk membawa mereka ke panggung termegah sepak bola dunia untuk pertama kalinya.
Namun, di balik pesta bersejarah ini tersimpan sebuah memori manis yang ironis bagi publik sepak bola Indonesia yakni skuad Garuda pernah dua kali menaklukkan tim yang kini akan berlaga di panggung dunia tersebut.
Tiga tahun lalu, tepatnya pada September 2022, Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong menjamu Curacao dalam dua laga persahabatan FIFA Matchday.
Saat itu, Curacao yang berada di peringkat 84 FIFA sangat diunggulkan melawan Indonesia yang masih tertahan di posisi 155.
Namun, prediksi di atas kertas hancur lebur di lapangan. Pada laga pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (24/9/2022), terjadi pertarungan sengit
Setelah saling berbalas gol, Dimas Drajad muncul sebagai pahlawan dengan gol penentunya di babak kedua, memastikan kemenangan dramatis 3-2 untuk Timnas Indonesia.
Dominasi skuad Garuda berlanjut di pertemuan kedua yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong (27/9/2022).
Dimas Drajad kembali mencatatkan namanya di papan skor, ditemani oleh gol dari Dendy Sulistyawan yang mengunci kemenangan kedua dengan skor 2-1.
Baca Juga: Ivar Jenner Temukan Strategi Bermain untuk SEA Games 2025
Kemenangan ganda ini terasa istimewa, menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia mampu menumbangkan tim dengan kualitas pemain Eropa. Namun, tiga tahun berselang roda nasib berputar secara drastis.
Setelah dua kekalahan di Indonesia, Curacao melakukan perombakan besar. Puncaknya adalah penunjukan pelatih veteran asal Belanda, Dick Advocaat.
Di bawah tangan dinginnya, Curacao bertransformasi total. Mereka tampil tak terkalahkan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, menunjukkan performa solid dengan rekor 11 kemenangan, 5 imbang, dan hanya 2 kekalahan dalam 18 laga kompetitif terakhir.
Kini saat Curacao merayakan kelolosan mereka ke Piala Dunia, Timnas Indonesia justru harus mengubur mimpi mereka lebih awal.
Momen ini menjadi sebuah pengingat pahit sekaligus manis: sebuah bukti bahwa Garuda pernah menaklukkan tim sekelas peserta Piala Dunia, namun juga cerminan betapa cepatnya dinamika sepak bola bisa berubah.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Menang di Dua Uji Coba Kontra Mali, Apa Saja PR-nya?
-
Indra Sjafri: Timnas Indonesia U-22 Butuh Ivar Jenner di SEA Games 2025
-
Timnas Indonesia U-22 Terancam Pincang di SEA Games 2025 Gegara Aturan FIFA
-
6 Tim yang Perebutkan Tiket ke Piala Dunia 2026 Via Playoff Antarbenua
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia U-22 yang Dipulangkan Indra Sjafri Usai Uji Coba Lawan Mali
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan Apa?
-
21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
-
Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor
-
Penyandang Disabilitas Jadi Korban Tewas Kebakaran di Paccerakkang Makassar
-
Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar
-
Dari Skin Lifting hingga Skin Booster, Inovasi Perawatan Kulit Kian Menjawab Kebutuhan Masa Kini
-
Ulasan Segala Kekasih Tengah Malam: Mencari Arti Diri di Balik Kesunyian
-
Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan
-
Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah
-
Rektor Unsoed Kena OTT KPK Terkait Suap Mahasiswa Baru, Duit Ratusan Juta Disita