- Derbi Jawa Timur antara Arema FC dan Persebaya akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (22/11) mendatang.
- Pelatih Arema FC mengakui Persebaya adalah tim kuat meski kehilangan beberapa pemain kunci mereka.
- Kedua tim berada di papan tengah klasemen dengan 15 poin, sehingga laga ini sangat penting untuk perbaikan posisi.
Suara.com - Pelatih Arema FC Jose Gomes menyebut laga melawan Persebaya Surabaya sebagai salah satu derbi terbesar di Indonesia.
Duel sarat gengsi pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 itu akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (22/11/2025).
"Ini pertandingan klasik dan stadion akan penuh, itu motivasi penting. Persiapan berjalan bagus dan ini juga pertandingan penting bagi kami," kata Jose Gomes dalam konferensi pers di Surabaya pada Jumat (21/11/2025).
Menurut dia, derbi Jawa Timur juga memiliki tekanan berbeda bagi setiap pemain, tak terkecuali bagi kedua tim.
Oleh karena itu, ia berharap performa tim dapat maksimal agar suporter menikmati pertandingan.
Dia menyebut Persebaya tetap tim kuat dengan materi pemain berpengalaman, meskipun beberapa pemain kunci tidak bisa berlaga melawan timnya.
Namun, ia juga tidak menampik Singo Edan terpengaruh oleh kehilangan beberapa pemain kunci juga, seperti Guevara, Bayu dan Maulana.
"Siapa pun yang bermain pasti akan siap menghadapi laga besok, begitu juga Persebaya," tuturnya.
Pemain Arema FC Rifad Marasabessy menilai laga tersebut memiliki atmosfer berbeda, terutama saat menghadapi tekanan suporter tuan rumah.
Baca Juga: Golnya Masuk Nominasi FIFA Puskas Award 2025, Rizky Ridho Merespons dengan Cara Sederhana
“Yang terpenting kami memberi yang terbaik untuk tim. Saya siap bertanding di sini,” katanya.
Persebaya dan Arema FC berada dalam persaingan ketat di papan tengah dengan sama-sama mengoleksi 15 poin.
Bajol Ijo menempati posisi delapan, sedangkan Arema berada satu tingkat di bawahnya di peringkat sembilan.
Persebaya memiliki satu laga lebih banyak dan berpeluang naik ke papan atas jika menang, sedangkan Arema FC membutuhkan tiga poin untuk memperbaiki tren.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung
-
Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029
-
Harga Emas di Pegadaian 24 Agustus Kompak Meroket
-
17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan
-
IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini
-
Gen Z dan Milenial Punya Peran Kuat , Ini Pesan dari Keponakan Prabowo
-
Apa Bedanya Luas dan Keliling? Ini Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya
-
Ulasan Tunggu Aku Sukses Nanti: Ketika Arti Kesuksesan Bukan Sekadar Materi
-
IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Saham Ini Diramal Tahan Banting