- Emil Audero melakukan dua penyelamatan krusial di dalam kotak penalti saat Cremonese kalah telak 0-3 dari AS Roma di Stadion Olimpico pada pekan ke-26 Liga Italia.
- Statistik FotMob mencatat Audero melakukan 6 kali recoveries dan 43 sentuhan bola, meski gawangnya akhirnya bobol oleh gol Cristante, Ndicka, dan Pisilli.
- Kekalahan ini memutus tren positif clean sheet Audero di pekan sebelumnya dan menuntut perbaikan performa lini pertahanan Cremonese untuk laga selanjutnya.
Suara.com - Kiper andalan Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, harus bekerja ekstra keras saat mengawal gawang Cremonese dalam lawatannya ke markas raksasa Italia, AS Roma.
Meskipun timnya hancur lebur dengan kekalahan telak 0-3 di Stadion Olimpico, statistik Emil Audero tetap menunjukkan kontribusi yang signifikan di bawah mistar gawang.
Pertandingan pekan ke-26 Liga Italia yang berlangsung pada Senin dini hari tersebut menjadi ujian berat bagi mentalitas dan ketangguhan sang penjaga gawang menghadapi gempuran Serigala Ibu Kota.
AS Roma langsung mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal dengan melancarkan serangan bertubi-tubi ke area pertahanan Cremonese.
Emil Audero sempat tampil tenang di babak pertama dan membuat para penyerang tuan rumah frustrasi karena gagal mencetak gol cepat.
Keberuntungan juga sempat memihak Audero ketika tandukan Gianluca Mancini pada menit ke-35 hanya membentur mistar gawang dan gagal mengubah skor.
Hingga turun minum, Cremonese berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor kacamata berkat disiplinnya lini belakang yang dikomandoi Audero.
Memasuki babak kedua, Emil Audero kembali memamerkan refleksnya dengan melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan peluang emas Donyell Malen pada menit ke-56.
Berdasarkan data statistik dari FotMob, kiper berusia 27 tahun ini tercatat melakukan total dua penyelamatan krusial yang semuanya berasal dari tembakan di dalam kotak penalti (saves inside box).
Baca Juga: Emil Audero Dinilai Lebih Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sayangnya, tembok pertahanan Cremonese akhirnya runtuh pada menit ke-59 setelah Bryan Cristante berhasil membobol gawang Audero untuk membuka keunggulan Roma.
Tak lama berselang, gawang Audero kembali bobol pada menit ke-70 melalui aksi Evan Ndicka yang memanfaatkan kelengahan barisan belakang tim tamu.
Penderitaan Cremonese semakin lengkap ketika Niccolo Pisilli mencetak gol ketiga bagi AS Roma menjelang akhir waktu normal pertandingan.
Meski kebobolan tiga gol, statistik mencatat Audero sangat sibuk dengan melakukan 43 kali sentuhan bola sepanjang 90 menit bermain.
Ia juga aktif membantu pertahanan dengan mencatatkan enam kali pemulihan bola atau recoveries yang tergolong tinggi untuk seorang penjaga gawang.
Dalam aspek distribusi bola, Audero melepaskan 12 umpan lambung akurat dari 30 percobaan yang dilakukannya untuk memulai serangan balik.
Hasil ini sekaligus memutus tren positif clean sheet yang sempat diraih Audero pada pekan sebelumnya saat menahan imbang Genoa.
Kekalahan telak ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Cremonese untuk memperbaiki performa lini belakang mereka di sisa musim kompetisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
John Herdman Full Senyum, Debut Maarten Paes di Ajax Catatkan Statistik Mentereng
-
Eliano Reijnders Bongkar Rahasia Lini Belakang Persib Usai Tundukkan Persita
-
Persib Susah Payah Tumbangkan Persita, Bojan Hodak Beri Penjelasan
-
Geger Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Persita Usai Igor Rodrigues Kena Kartu Merah VAR
-
Kisah Cristiano Ronaldo Berpuasa Ramadan Terungkap Lewat Pengakuan Mantan Rekan Setimnya
-
AC Milan Keok Lawan Parma, Jarak Poin dengan Inter Milan Kini Semakin Lebar dan Menjauh
-
Emil Audero Jatuh Bangun Bendung Roma Sebelum Gawang Cremonese Akhirnya Jebol 3 Kali di Olimpico
-
Arsenal Bantai Tottenham 4-1, Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres Jadi Mimpi Buruk Derbi London
-
Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter