- Winger Real Betis, Antony, dikeluarkan dengan kartu merah langsung saat melawan Girona karena tendangan salto berbahaya mengenai wajah lawan.
- Suporter tuan rumah memberikan tepuk tangan apresiatif kepada Antony saat ia meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah tersebut.
- Meskipun minus satu pemain, Betis meraih hasil imbang dan kini menempati posisi kelima klasemen LaLiga.
Suara.com - Winger Real Betis, Antony, mendapat sorakan tepuk tangan dari para suporter meskipun ia harus meninggalkan lapangan akibat kartu merah dalam laga LaLiga melawan Girona, Senin (24/11/2025) malam.
Dilansir dari Talksport, insiden terjadi pada masa injury time setelah VAR mendeteksi aksi berbahaya dari pemain asal Brasil tersebut. Antony berusaha melakukan tendangan salto ketika Betis mencari gol kemenangan, tetapi kakinya justru mengenai wajah Joel Roca.
Wasit awalnya tidak memberi sanksi, namun setelah meninjau tayangan ulang di monitor pinggir lapangan, keputusan berubah menjadi kartu merah langsung.
Kartu merah ini menjadi yang keempat sepanjang karier Antony dan yang kedua selama berseragam Betis. Sebelumnya, ia juga pernah terusir saat melawan Getafe pada Februari lalu.
Usai mendapatkan kartu merah, Antony segera memberi gestur permintaan maaf kepada suporter tuan rumah di Estadio de La Cartuja. Respons penonton cukup mengejutkan, mereka justru memberikan tepuk tangan saat pemain 25 tahun itu berjalan menuju lorong stadion.
Meski bermain dengan sepuluh pemain di sisa laga, Betis tetap mampu mengamankan satu poin. Valentin Gomez mencetak gol penyama kedudukan 15 menit sebelum waktu normal berakhir, membatalkan gol pembuka Girona yang dicetak Vladyslav Vanat pada babak pertama.
Hasil imbang ini menempatkan Betis di peringkat kelima klasemen sementara LaLiga setelah 13 pertandingan. Mereka juga memperpanjang catatan tak terkalahkan menjadi lima laga di semua kompetisi.
Namun, Real Betis dipastikan kehilangan Antony untuk laga derby pekan depan melawan Sevilla. Hukuman kartu merah otomatis membuatnya absen dalam duel panas tersebut.
Baca Juga: Usia 33 Tahun, Isco Resmi Perpanjang Kontrak di Real Betis hingga 2028
Berita Terkait
-
Usia 33 Tahun, Isco Resmi Perpanjang Kontrak di Real Betis hingga 2028
-
Sikat Real Betis, Atletico Madrid Naik ke Peringkat 4 Klasemen Sementara
-
Barcelona Menang Dramatis, Hansi Flick Bingung Dapat Kartu Merah
-
Antony Tolak Bayern Munich, Pilih Real Betis! Liverpool Jadi Korban, Kok Bisa?
-
Real Betis Rilis Produk Pakaian Terinspirasi Tato Leher Antony
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian