- MU tumbang 0-1 dari Everton yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13.
- Amorim mengaku takut masa kelam musim lalu terulang dan menilai MU masih jauh dari level papan atas.
- Sikap juang Everton justru membuatnya iri dan meminta pemain MU menunjukkan intensitas serupa.
Suara.com - Manchester United kembali diterpa kegelisahan setelah gagal memanfaatkan momentum kebangkitan mereka dalam lima laga terakhir.
Kekalahan 0-1 dari Everton di Old Trafford, padahal lawan tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-13, membuat Ruben Amorim kembali dihantui bayangan musim lalu.
Hasil ini terasa menjadi kemunduran bagi Setan Merah, sebab kemenangan seharusnya bisa membawa mereka naik ke zona Liga Champions.
Namun justru Everton yang pulang dengan tiga poin, meski Idrissa Gueye diganjar kartu merah karena menampar rekan setimnya, Michael Keane.
Selepas laga, Amorim tidak menutupi kekecewaannya. Pelatih asal Portugal itu menilai performa timnya memang layak dihukum.
Bahkan di tengah tren positif sebelumnya, ia tetap merasa belum tenang dengan perkembangan skuad MU.
“Kami belum sampai, bahkan tidak mendekati titik yang seharusnya untuk bersaing di posisi terbaik liga,” ujar Amorim dikutip dari ESPN.
“Dalam lima pekan ini semua orang memuji perkembangan kami. Saya selalu mengatakan hal yang sama. Kami bahkan belum mendekati momen di mana seharusnya klub ini berada.”
Ia menambahkan kekhawatirannya terkait potensi kemunduran performa.
Baca Juga: Hasil Premier League: Manchester United Dipermalukan 10 Pemain Everton di Old Trafford
“Saya merasa takut kembali ke perasaan musim lalu. Itu adalah kekhawatiran terbesar saya.”
Tidak berhenti di situ, Amorim mengaku iri melihat semangat juang Everton—meski energi itu justru memicu insiden yang membuat Gueye diusir wasit.
“Bertarung itu bukan hal buruk,” tegasnya.
“Bertarung bukan berarti mereka tidak saling menyukai."
"Bertarung berarti ketika kamu kehilangan bola, saya akan melawanmu karena kalau tidak, kami akan kebobolan. Itulah yang saya rasakan ketika menonton.”
Ia berharap respons serupa muncul dari para pemainnya ketika kembali ke pusat latihan Carrington.
Berita Terkait
-
Idrissa Gueye Minta Maaf Usai Tampar Michael Keane, Davis Moyes Malah Provokasi
-
Manchester United Dibuat Malu Everton, Gary Neville Hajar Luke Shaw
-
Wayne Rooney Bongkar Masalah Besar Manchester United Usai Dipermalukan Everton
-
Pemain Everton Dikartu Merah usai Tampar Rekan Sendiri, Akui Terbawa Emosi
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Inter Milan vs Napoli: Chivu Percaya Pemain Muda, Zielinski dan Bisseck Disiapkan Jadi Starter
-
Isu Panas di Old Trafford: Bruno Fernandes Bakal Ikuti Jejak Ruben Amorim?
-
Jelang Inter Milan vs Napoli, Hakan Calhanoglu Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Viral Emosi Thom Haye di Laga Persib vs Persija, Ungkap Kesedihan hingga Terima Ancaman Kematian
-
Final Piala Super Spanyol: Courtois vs Joan Garca, Duel Kiper Penentu El Clasico
-
Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA
-
Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
-
Bojan Hodak Senyum Lebar Persija Pulang ke Jakarta Tanpa Poin: Mereka Cuma Sekali Shoot
-
Jude Bellingham Bongkar Faktor X yang Bisa Bikin Real Madrid Pecundangi Barcelona
-
Persib Tekuk Persija, Thom Haye: Keluarga Diteror Hingga Dapat Ancaman Pembunuhan