- Atletico Madrid akan menjamu Inter Milan di Metropolitano pada Rabu (26/11) malam untuk laga krusial Liga Champions.
- Atletico Madrid mengoleksi enam poin dan kuat di kandang, sementara Inter Milan memimpin grup dengan rekor sempurna empat kemenangan.
- Kedua tim menghadapi masalah absen pemain kunci, seperti Le Normand bagi Atletico dan Dumfries untuk Inter Milan.
Suara.com - Atletico Madrid akan menjamu Inter Milan pada laga krusial Liga Champions di Stadion Metropolitano, Rabu (26/11) malam waktu setempat atau Kamis (27/11) dini hari WIB.
Kedua tim datang dengan modal yang sama-sama impresif, menjadikan duel ini sebagai salah satu pertandingan paling dinantikan di matchday kelima.
Perjalanan Atletico Madrid di Liga Champions musim ini penuh dinamika.
Mengoleksi enam poin dari empat laga, pasukan Diego Simeone masih harus bekerja keras untuk memastikan tiket ke fase knockout.
Dua kekalahan di Inggris, 3-2 dari Liverpool dan 4-0 dari Arsenal menjadi catatan yang perlu segera mereka perbaiki.
Namun, bermain di Metropolitano adalah senjata utama Atleti.
Mereka hanya kalah sekali dalam 16 laga kandang terakhir di kompetisi Eropa dan memenangkan 10 dari 11 pertandingan terakhir di kandang sendiri.
Kemenangan terbaru 3-1 atas Union Saint-Gilloise menjadi bukti bahwa Atletico masih sangat kuat di hadapan pendukungnya.
Simeone juga sedang berada dalam tren positif setelah meraih lima kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Baca Juga: Prediksi Liverpool vs PSV pada Ajang Liga Champions, The Reds Kalah Lagi di Anfield?
Di sisi lain, Inter Milan tampil perkasa di fase grup.
Skuad Cristian Chivu menjadi salah satu dari tiga tim yang masih membukukan rekor sempurna bersama Bayern Munich dan Arsenal, setelah memetik empat kemenangan beruntun.
Inter telah menaklukkan Ajax, Slavia Prague, Union SG, hingga Kairat, dan selalu mencetak minimal dua gol di setiap laga.
Ditopang pertahanan kokoh dengan 11 clean sheet dari 13 laga Liga Champions terakhir, Nerazzurri datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Namun, Inter membawa luka setelah kalah dalam Derby della Madonnina dari AC Milan.
Kekalahan tersebut menambah daftar hasil kurang memuaskan di laga-laga besar, usai sebelumnya tumbang dari Napoli dan Juventus.
Berita Terkait
-
Prediksi Liverpool vs PSV pada Ajang Liga Champions, The Reds Kalah Lagi di Anfield?
-
Lamine Yamal Dibuat Mati Kutu, Legenda MU Puji Setinggi Langit Marc Cucurella
-
Pelatih Chelsea Puas Bisa Hajar Barcelona dengan Skor 3-0
-
Arsenal vs Bayern Munich: Vincent Kompany Siap Ladeni Taktik Mikel Arteta
-
Chelsea Lumat Barcelona 3-0, Thierry Henry Samakan Estevao dengan Ryan Giggs
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tottenham Terdepan dalam Perburuan Conor Gallagher
-
2 Pemain Urus Naturalisasi, Bakal Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
Cerita Anak John Herdman yang Ternyata Pernah Bikin Gol dan Kalahkan Timnas Indonesia
-
Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara: Pergi dengan Kepala Tegak
-
Timnas Indonesia Berpotensi Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF 2026
-
Jadwal Laga Timnas Futsal Indonesia Vs Korsel di Piala Asia 2026, Kapan?
-
Satu Hal ini Bakal Langsung Dilakukan John Herdman saat Tangani Timnas Indonesia
-
3 Hal Menarik dari Perkenalan John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bayern Munich Makin Menggila, Kompany Diingatkan Jangan Ulangi Kesalahan Pep Guardiola
-
Efek Skandal Naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgano Pertimbangkan Pensiun