-
Persib imbang 1-1 dengan Lion City di babak pertama ACL 2 2025-2026.
-
Skor 1-1 ini memberi keuntungan besar bagi Persib untuk lolos 16 besar.
-
Frans Putros sukses membalas cepat gol Lennart Thy pada menit ke-11.
Suara.com - Persib Bandung berhasil mencatatkan skor sementara 1-1 saat menghadapi Lion City Sailors dalam pertandingan krusial Grup G AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025-2026.
Pertandingan sengit antara dua tim kuat ini dilaksanakan di markas Lion City, Stadion Bishan, Singapura, pada Rabu malam (26/11/2025) waktu Indonesia Barat.
Kedudukan seri 1-1 di paruh waktu ini menjadi sangat menguntungkan bagi skuad berjuluk Maung Bandung.
Apabila mampu mempertahankan hasil seri tersebut hingga akhir pertandingan, Persib akan secara otomatis memastikan diri melaju ke fase gugur, yaitu babak 16 besar ACL 2 2025-2026.
Sebaliknya, hasil imbang kontra Persib akan memupuskan harapan Lion City Sailors untuk melanjutkan kompetisi karena mereka dipastikan tersingkir dari babak penyisihan grup.
Sejak awal laga, Persib Bandung menunjukkan intensitas serangan yang tinggi, terutama memanfaatkan kecepatan kedua pemain sayapnya, yakni Berguinho dan Beckham Putra.
Meskipun demikian, tim tuan rumah justru membuat kejutan dengan membuka keunggulan terlebih dahulu di menit kesembilan.
Pemain asing Lion City, Lennart Thy, berhasil menaklukkan penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam, setelah menerima umpan lambung dari sektor kanan lapangan.
Gol dari Thy ini mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan sementara The Sailors.
Baca Juga: Thom Haye: Persib Bandung Akan Berat Lawan Lion City Sailors
Keunggulan Lion City tidak bertahan lama, hanya berselang dua menit, Persib langsung merespons dengan gol balasan.
Bek naturalisasi Persib, Frans Putros, menjadi penyelamat bagi tim tamu dengan mencetak gol penyeimbang di menit ke-11.
Gol Putros tercipta berkat assist yang cerdik dari Thom Haye, yang memberikan umpan matang dari situasi bola mati sepak pojok.
Setelah gol kedua ini, tempo permainan sempat menurun, dan fokus pertarungan beralih ke lini tengah lapangan.
Kedua tim lebih banyak beradu taktik di tengah lapangan, sehingga minim tercipta peluang berbahaya yang mengancam gawang masing-masing.
Penguasaan bola silih berganti, namun pertahanan kedua tim bermain cukup solid dan disiplin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions