- Pelatih Singapura, Firdaus Kassim, menyatakan timnya siap menghadapi Grup C yang sulit termasuk Indonesia.
- Singapura secara sengaja melakukan uji coba melawan tim kuat Timur Tengah untuk menempa mental pemain.
- Mentalitas tim Singapura diklaim meningkat setelah melalui serangkaian kekalahan dalam laga uji coba tersebut.
Suara.com - Pelatih Singapura, Firdaus Kassim mengirimkan sinyal kepercayaan diri yang tinggi, menegaskan bahwa timnya tidak gentar sedikit pun meski tergabung dalam grup neraka bersama juara bertahan, Timnas Indonesia U-22.
Singapura memang dihadapkan pada jalan terjal di Grup C, di mana mereka harus bersaing dengan Indonesia, Myanmar, dan Filipina.
Dengan format yang hanya meloloskan juara grup dan satu runner-up terbaik, setiap laga akan berstatus final.
Namun alih-alih pesimis, Firdaus Kassim justru menunjukkan mentalitas baja. Ia sadar betul level lawan yang akan dihadapi, namun menegaskan bahwa nasib timnya berada sepenuhnya di tangan mereka sendiri, bukan bergantung pada nama besar lawan.
"Semua tim menghadapi tantangan yang sulit. Pada dua edisi terakhir, tiga tim ini selalu lolos ke semifinal. Kami tahu ancaman yang akan kami hadapi, tetapi semuanya kembali kepada kami," ujar Kassim dikutip dari laman Money FM 89.3.
Kepercayaan diri Kassim ini bukan tanpa dasar. Ia membangun mentalitas timnya melalui serangkaian uji coba yang tidak biasa.
Selama lima bulan masa persiapan, Singapura sengaja memilih lawan-lawan tangguh dari Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab dan Irak.
Meskipun semua laga tersebut berakhir dengan kekalahan, Kassim melihatnya sebagai sebuah investasi mental dan pengalaman yang sangat berharga.
Baginya kekalahan di laga uji coba bukanlah sebuah kegagalan, melainkan sebuah proses pembelajaran yang disengaja untuk menempa para pemainnya.
Baca Juga: Satu Pemain Abroad Belum Direstui Klubnya Tampil di SEA Games 2025, PSSI Harap-harap Cemas
"Kesempatan bertemu tim kuat seperti UEA dan Irak merupakan hal yang kami cari. Dalam 10 tahun terakhir, kami jarang menghadapi tim dari kawasan tersebut. Ketika melawan mereka, performa pemain justru meningkat," katanya.
Kini, dengan mentalitas yang telah teruji melawan tim-tim berlevel tinggi, Singapura siap memberikan kejutan.
Laga pembuka mereka pada 5 Desember mendatang akan menjadi ujian sesungguhnya, di mana mereka akan langsung berhadapan dengan sang juara bertahan, Timnas Indonesia U-22.
Berita Terkait
-
2 Pemain Tertahan di Timnas Indonesia U-22, PSIM Yogyakarta Pincang Lawan Persija
-
Indra Sjafri Akui Harus Putar Otak Tentukan 23 Pemain Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
-
Pernah Dicoret, Hokky Caraka Bertekad Ulang Kejayaan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
-
4 Pemain Abroad Dipastikan Perkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
-
Thailand Dilanda Banjir, 10 Cabor Ini Dipindah Lokasi ke Bangkok
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Barcelona Dikabarkan Sepakat Boyong Anthony Gordon dari Newcastle United
-
Cinta Mati Real Madrid! Vinicius Junior Mengaku Tak Sanggup Bayangkan Pakai Jersey Klub Lain
-
Ada Miracle of Bern, Ini 8 Comeback Gila yang Terjadi di Piala Dunia
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
PSG Siap Tebus Julian Alvarez Rp2,2 Triliun dari Atletico Madrid
-
Dihina Ultras PSG, Samir Nasri Pilih Mundur dari Tugas Pandit Final Liga Champions
-
Manchester United Siap Lepas Jadon Sancho, Empat Klub Liga Inggris Berminat
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim
-
Marco Silva Dirumorkan Gantikan Jose Mourinho Latih Benfica
-
Pujian Vinicius untuk Lamine Yamal: Dia Bisa Menangkan Piala Dunia Sendirian