-
Mauricio Souza targetkan kemenangan keenam Persija di hari ulang tahun ke-97.
-
Persija hadapi PSIM di SUGBK, optimis raih tiga poin demi The Jakmania.
-
Souza menekankan konsistensi tim adalah kunci utama untuk menjuarai Super League.
Tim berjuluk Laskar Mataram tersebut belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhirnya.
Tiga dari empat laga terakhir PSIM berhasil mereka menangkan, menunjukkan laju positif yang hampir setara dengan Persija.
Performa apik kedua tim menempatkan mereka dalam persaingan sengit di jajaran teratas klasemen sementara Super League.
Persija saat ini menempati posisi kedua dengan total 26 poin yang telah dikumpulkan.
PSIM sendiri berada di peringkat keempat klasemen, hanya terpaut empat poin dari Macan Kemayoran dengan total 22 poin.
Pemuncak klasemen sementara masih diduduki oleh Borneo FC yang tampil sempurna dengan 11 kemenangan dari 11 pertandingan.
Borneo unggul signifikan, memimpin tujuh poin di atas Persija dan empat poin dari Persib Bandung di posisi ketiga.
Ketika disinggung mengenai persaingan ketat yang terjadi di papan atas Super League musim ini, Souza memilih untuk berfokus pada kekuatan internal timnya.
Ia meyakini bahwa hasil terbaik akan datang jika Persija hanya berpegangan pada upaya tim sendiri.
Baca Juga: SUGBK Dipastikan Sedia Lapangan Terbaik untuk Duel Persija Jakarta Kontra PSIM Yogyakarta
"Sebenarnya, kami tidak perlu melihat lawan-lawan kami. Kami hanya perlu melakukan bagian kami, yaitu memenangkan tiga poin," tegas Souza.
Pelatih berpengalaman berusia 51 tahun itu juga mengingatkan bahwa kompetisi musim ini masih menyisakan banyak pertandingan.
Menurutnya, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan atau menilai performa akhir sebuah tim di titik ini.
Souza menyatakan bahwa peluang untuk menjadi juara masih sangat terbuka lebar, meskipun saat ini Persija terpaut tujuh poin dari Borneo FC.
Dia menekankan pentingnya mempertahankan performa konsisten hingga akhir musim.
"Masih ada dua belas pertandingan tersisa dan banyak yang bisa terjadi. Kami bahkan belum mencapai separuh musim," ungkap Souza.
Pria yang memiliki lisensi UEFA Pro ini menegaskan langkah yang harus diambil timnya.
"Yang harus kami lakukan adalah tetap konsisten, terus mengalahkan lawan-lawan kami," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa fokus terhadap kinerja tim sendiri jauh lebih penting daripada mengharapkan hasil buruk tim lain.
"Seperti yang saya katakan, banyak hal masih bisa terjadi di kompetisi. Tetapi jika kami ingin mencapai puncak klasemen, kami harus mengontrol apa yang kami lakukan," kata Souza.
Souza menyimpulkan bahwa kunci menuju puncak klasemen berada di tangan Persija sendiri.
"Tidak ada gunanya berharap tim-tim di depan kami kalah, jika kami sendiri tidak melakukan bagian kami," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bek Timnas Inggris: Messi Sudah Ada di Ujung Karier, Hadapi Dia Kesempatan Sekali Seumur Hidup
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu
-
Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun akan Dibongkar Usai Duel Prancis vs Spanyol
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain
-
Prancis vs Spanyol: Les Bleus di Antara Dendam dan Misi Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara
-
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner