- Laga pembuka Timnas Indonesia U-22 melawan Singapura U-22 di SEA Games 2025 dibatalkan karena perubahan komposisi grup.
- Pembatalan terjadi sebab Singapura dipindahkan dari Grup C ke Grup A akibat mundurnya Kamboja.
- Pembatalan laga tersebut memberikan dampak positif dengan memberikan waktu istirahat lebih panjang bagi Timnas Indonesia.
Suara.com - Laga Timnas Indonesia U-22 vs Singapura U-22 di matchday pertama Grup C SEA Games 2025 resmi dibatalkan.
Pertandingan yang seharusnya digelar pada Jumat, 5 September 2025 itu batal digelar akibat perubahan komposisi grup.
Menurut laporan @theaseanball dan Goal Thailand, penyebab utamanya adalah dipindahkannya Singapura dari Grup C ke Grup A.
Perubahan ini terjadi setelah Timnas Kamboja U-22 memutuskan mundur dari SEA Games 2025.
Kamboja menarik diri karena alasan keamanan terkait hubungan politik yang memanas dengan Thailand sebagai tuan rumah.
Awalnya, Grup A diisi Kamboja, Thailand, dan Timor Leste sebagai peserta resmi.
Namun mundurnya Kamboja membuat Grup A hanya menyisakan Thailand dan Timor Leste saja.
Tentu tidak ideal jika satu grup hanya berisi dua tim yang harus saling berhadapan.
Sementara itu, Grup C menjadi grup satu-satunya yang berisi empat peserta termasuk Indonesia, Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Baca Juga: Tatap SEA Games 2025, Hokky Caraka Tunjukkan Semangat Membara
Karena Singapura berada di pot 4, mereka menjadi tim yang dipindahkan untuk mengisi kekosongan di Grup A.
Imbasnya, laga pembuka Indonesia melawan Singapura otomatis dibatalkan dari jadwal awal.
Keputusan ini justru membawa keuntungan bagi Timnas Indonesia U-22.
Sebab, tim asuhan Indra Sjafri memiliki waktu istirahat lebih panjang sebelum laga pertama.
Sebelumnya, Indonesia dijadwalkan memainkan tiga pertandingan pada fase grup.
Namun kini hanya ada dua pertandingan yang harus dijalani seperti Grup A dan B.
Berita Terkait
-
Tatap SEA Games 2025, Hokky Caraka Tunjukkan Semangat Membara
-
Skuad Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025: Ada Marselino Hingga Mauro Zilstra
-
Resmi! Skuad Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025
-
Pemain Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-22 Rival Terberat di SEA Games 2025
-
Operasi Senyap PSSI, Indra Sjafri Minta Federasi Mata-matai Dua Negara Kuat di SEA Games 2025
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions