- Sassuolo kalah 0-2 dari Como di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat (28/11) dini hari WIB, melanjutkan tren negatif performa.
- Beberapa pemain kunci seperti kiper Muric, bek Idzes, dan Muharemovic dinilai rapuh karena kesalahan pada gol lawan.
- Lini depan Sassuolo secara umum tumpul, ditandai dengan penampilan buruk Pinamonti dan akurasi menurun dari Berardi.
Suara.com - Sassuolo pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-2 dari Como di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Jumat (28/11) dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi lanjutan tren negatif setelah tersingkir di Coppa Italia, dengan performa yang kembali mandul dan jauh dari harapan.
Berikut rangkuman penilaian pemain Sassuolo termasuk bek Timnas Indonesia, Jay Idzes seperti dilansir dari Canalesassuolo
Muric Gagal Sempurna, Idzes dan Muharemovic Rapuh
Kiper Arijanet Muric mendapat nilai 5,5. Ia sempat melakukan penyelamatan penting dan menggagalkan tendangan salto Nico Paz, namun kembali terlihat kurang sigap pada gol sundulan Alberto Moreno.
Duet bek tengah Jay Idzes dan Tarik Muharemovic juga tampil kurang meyakinkan.
Keduanya sama-sama dinilai 5,5 dan dianggap tidak bebas dari kesalahan pada gol pembuka Douvikas.
Muharemovic bahkan sempat mengganggu Muric di momen krusial lainnya.
Sebastian Walukiewicz menjadi yang paling stabil di lini belakang dengan nilai 6, dinilai cukup baik dalam mengantisipasi ancaman Jesus Rodriguez.
Baca Juga: Timur Kapadze Diisukan Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Sesuai Kriteria PSSI?
Gelandang Kerja Keras, tapi Tidak Mampu Menghidupkan Serangan
Nemanja Matic tampil cukup solid dengan nilai 6-, bahkan nyaris mencetak gol lewat tandukan yang ditepis Butez.
Ismael Koné juga bekerja keras sebagai perusak serangan lawan dan pantas mendapat nilai 6.
Kristian Thorstvedt mendapat nilai 5,5. Meski energik, kontribusinya minim dan pergerakannya tidak menghasilkan peluang berarti.
Domenico Berardi bermain lebih aktif dibanding laga sebelumnya, tetapi masih jauh dari performa terbaik.
Nilai 5,5 mencerminkan akurasi yang menurun serta keputusan-keputusan kurang tepat. Ia bahkan harus ditarik keluar di menit 50 karena cedera.
Berita Terkait
-
Timur Kapadze Diisukan Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Sesuai Kriteria PSSI?
-
Jay Idzes Berjuang Mati-matian, Tapi Como Terlalu Kuat untuk Sassuolo
-
Beri Sinyal Datangkan Ivar Jenner, Bos Persija Serahkan Keputusan ke Pelatih
-
Indra Sjafri Wajib Resah Lihat Statistik Penyerang Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
-
Membedah 6 Striker Timnas Indonesia U-22: Siapa Pantas Jadi Trisula di SEA Games 2025
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji