-
Timnas Indonesia U-23 dijuluki "nyaris terkuat" oleh media Vietnam di SEA Games 2025.
-
Skuad Garuda Muda diperkuat lima pemain keturunan Belanda dan empat pemain abroad.
-
Target Timnas U-23 adalah mempertahankan medali emas SEA Games (back to back).
Suara.com - Vietnam, melalui media massanya, secara terang-terangan mengakui bahwa Timnas Indonesia U-23 merupakan salah satu kontestan yang paling berpotensi merengkuh medali emas pada ajang SEA Games 2025.
Pengakuan tersebut didasarkan pada komposisi skuad Garuda Muda yang kini semakin solid dengan kehadiran sejumlah talenta yang merumput di luar negeri dan pemain berdarah campuran.
Secara keseluruhan, kekuatan Timnas U-23 saat ini ditopang oleh sembilan pemain istimewa yang terdiri dari lima pemain keturunan Belanda dan empat pemain yang berkarier di luar negeri.
Kehadiran pemain dengan latar belakang pengalaman di Eropa ini menjadi faktor krusial yang dipandang sebagai pembeda signifikan di lapangan.
Pemain-pemain ini diharapkan mampu membawa perbedaan kualitas permainan dan mentalitas bertanding dalam usaha mempertahankan gelar juara.
Lima nama pemain berdarah Belanda yang saat ini memperkuat Timnas U-23 Indonesia adalah Ivar Jenner, Rafael Struick, Jens Raven, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx.
Dari total lima pemain keturunan tersebut, terdapat tiga nama yang saat ini aktif bermain di klub luar negeri.
Kekuatan skuad ini mendapatkan sorotan tajam, bahkan dari rival utama Indonesia di Asia Tenggara.
"Skuad U-22 Indonesia nyaris menjadi yang terkuat," tulis VN Express sebagai bentuk pengakuan atas potensi skuad Merah Putih.
Baca Juga: Nova Arianto Ditunjuk Latih Timnas U-20, Realisasi Jangka Panjang PSSI
Selain tiga nama pemain keturunan yang berkarier di luar negeri, terdapat satu pemain diaspora lain yang juga telah dipanggil masuk skuad.
Empat pemain yang berstatus abroad di SEA Games 2025 tersebut adalah Marselino Ferdinan, Dion Markx, Ivar Jenner, dan Mauro Zijlstra.
Timnas Indonesia U-23 kini sudah tiba di Negeri Gajah Putih, Thailand, untuk memulai persiapan dan adaptasi dengan iklim serta lapangan pertandingan.
Skuad asuhan pelatih Indra Sjafri tersebut bertolak ke lokasi pertandingan sejak hari Jumat, 28 November.
Indonesia memegang status bergengsi sebagai juara bertahan alias pemegang medali emas SEA Games edisi sebelumnya, yaitu SEA Games 2023.
Target utama yang diemban oleh para pemain Timnas Indonesia U-23 adalah mencapai keberhasilan back to back dengan kembali merebut medali emas tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah