-
Nicola senang Cremonese hadapi Bologna usai tiga kekalahan.
-
Bologna kuat di kandang; Nicola siapkan taktik kecepatan baru.
-
Kemenangan bisa samai poin Sassuolo di peringkat kesepuluh.
Suara.com - Manajer Cremonese, Davide Nicola, mengungkapkan kepuasannya menyambut pertandingan melawan Bologna, meskipun timnya baru saja menelan serangkaian tiga kekalahan berturut-turut di Liga Italia.
Kekalahan menyakitkan dari Juventus, Pisa, dan AS Roma justru dilihatnya sebagai modal pembelajaran berharga bagi skuad yang diperkuat Emil Audero ini.
Pertandingan tandang krusial akan berlangsung di markas Bologna, Stadion Renato Dall'ara, pada hari Selasa, 2 Desember.
Menghadapi Bologna bukan merupakan agenda yang mudah, mengingat tim berjuluk I Rossoblu ini saat ini menduduki posisi lima besar klasemen sementara.
Dominasi Bologna semakin terlihat dari catatan mereka yang belum pernah terkalahkan dalam lima pertandingan kandang musim ini.
Meskipun demikian, Nicola memilih untuk melihat sisi positif dari tantangan berat ini.
"Pertama, saya sangat senang menghadapi Bologna di saat sekarang, karena dalam pertandingan terakhir kami menghadapi atau akan menghadapi Juventus, Roma, dan Bologna, tiga tim yang bisa membantu Anda membuat langkah penting," ucap Nicola dikutip dari situs resmi Cremonese.
Kutipan tersebut menunjukkan bahwa Nicola menganggap persaingan dengan tim-tim papan atas sebagai cara cepat untuk meningkatkan level performa timnya.
Pelatih dengan pengalaman melatih Torino dan Udinese ini menyoroti kualitas dan kecepatan yang harus dimiliki timnya untuk bersaing di level tertinggi.
Baca Juga: Juventus Was-was, Dusan Vlahovic Dipastikan Absen Hingga Akhir Tahun
Nicola menekankan pentingnya fleksibilitas taktis dan perubahan posisi cepat sebagai kunci untuk menembus pertahanan Bologna yang terkenal solid di kandang.
Keyakinan sang pelatih tetap tinggi, dan rentetan tiga hasil negatif sebelumnya tidak sedikit pun memadamkan semangatnya.
Fokus utama Nicola saat ini adalah pada kesiapan mental dan fisik para pemainnya, diikuti dengan penyesuaian strategi menyerang dan bertahan.
Ia meyakini bahwa pemahaman bersama adalah elemen krusial yang akan menentukan hasil pertandingan.
Modal utama yang dimiliki La Cremo adalah pemain-pemain yang siap berjuang dan menjalankan rencana yang telah disiapkan.
Nicola menggarisbawahi pentingnya energi dan antusiasme dalam setiap sesi latihan dan pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran
-
Jay Idzes Ungkap 3 Kunci Kebangkitan Sassuolo, Timnas Indonesia Bisa Meniru
-
Persib Bandung Lakukan 6 Pergantian Pemain Lawan Persebaya Surabaya, Bagaimana Aturannya?
-
Persib Bandung Imbang dengan Persebaya, Bojan Hodak Pilih Tak Komentari Pertandingan
-
Iran Dibombardir AS-Israel, Ali Daei: Negara Saya Terbakar, Saya Berharap Saya Mati
-
Tahan Imbang Persib Bandung, Bernardo Tavares Puji Semangat Juang Persebaya Surabaya
-
Defisit 4 Gol, Barcelona Dihadapkan Misi Sulit Kontra Atletico Madrid
-
Juventus Perpanjang Kontrak Gelandang Amerika Serikat hingga 2030
-
Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
-
Hasil Undian Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Masuk Grup B, Bareng Australia hingga Malaysia