-
Gladbach tersingkir dari DFB Pokal usai kalah 1-2.
-
Kevin Diks melakukan blunder, ratingnya terendah kedua.
-
Jackson Irvine (St Pauli) bersinar dengan rating 7,8.
Ia ditempatkan dalam skema formasi 3-5-2 yang menjadi andalan Borussia Moenchengladbach.
Data dari Fotmob menunjukkan Diks sangat aktif terlibat dalam alur serangan dan pertahanan timnya.
Secara keseluruhan, Diks tercatat melakukan sentuhan bola sebanyak 105 kali sepanjang 86 menit waktu bermainnya.
Efektivitas umpannya juga tinggi, dengan mencatatkan 87 operan sukses dari total 95 percobaan yang dilakukannya.
Diks juga proaktif dalam membangun serangan dengan melepaskan 9 kali operan ke area pertahanan lawan.
Dari sisi bertahan, penampilannya pun terlihat solid dengan membukukan 2 tekel bersih dan 2 kali sapuan.
Bahkan ia menunjukkan dominasi dalam duel, sukses memenangkan 4 dari 5 duel yang terjadi di lapangan.
Sayangnya, seluruh statistik positif tersebut menjadi tidak berarti akibat kesalahan krusial yang ia lakukan.
Kesalahan tersebut secara langsung berbuah gol penentu kemenangan bagi tim tamu St Pauli.
Baca Juga: Klasemen Liga Jerman: Bayern Muenchen Kokoh di Puncak, Klub Kevin Diks Terus Meroket
Performa eks bek FC Copenhagen tersebut harus tercoreng parah karena insiden gol Louis Oppie.
Akibatnya, Diks hanya bisa pasrah menerima rating 5,9 dari Fotmob, sebuah angka yang sangat rendah.
Angka tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan rating terendah kedua di skuat Gladbach.
Ia hanya unggul sedikit di atas kiper Gladbach, Moritz Nicolas, yang hanya mendapat rating 5,8 dari Fotmob.
Situasi Diks berbanding terbalik dengan rivalnya di Asia, Jackson Irvine, yang bermain gemilang untuk St Pauli.
Pemain berkebangsaan Australia tersebut sukses membawa timnya meraih kemenangan dan diganjar rating 7,8 dari Fotmob.
Irvine dinilai efektif setelah sukses menciptakan dua peluang emas bagi rekan setimnya di sepanjang pertandingan.
Ia bahkan sempat hampir membobol gawang Gladbach dengan upayanya sendiri yang mengancam pertahanan lawan.
Kontras performa kedua pemain ini semakin mempertegas kekecewaan yang dirasakan oleh Kevin Diks dan pendukung Gladbach.
Keputusan pelatih menarik Diks keluar lapangan setelah gol kedua lawan menunjukkan adanya konsekuensi langsung dari blunder tersebut.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Gladbach dan tentunya bagi Kevin Diks secara pribadi.
DFB Pokal kini hanya menyisakan penyesalan bagi tim yang berjuluk Die Fohlen tersebut.
Mereka harus segera bangkit dan fokus kembali ke kompetisi liga setelah terdepak dari ajang piala.
Ke depan, konsistensi performa tanpa kesalahan fatal akan menjadi kunci bagi Diks dan timnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Media Oman Soroti Debut Pahit Tarik Sektioui yang Dibantai Timnas Indonesia
-
Media Inggris Soroti Elkan Baggott usai Timnas Indonesia Hajar Oman, Nasib di Ipswich Jadi Sorotan
-
Media Korea Spill 3 Pemain Persija Jakarta Ini Sudah Cocok Dilatih Shin Tae-yong
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Vietnam: Siapa Bakal Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026?
-
Justin Hubner Terancam Dicoret Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Mozambik
-
Muhammad Toha Beri Salam Perpisahan ke Persita Tangerang
-
Vietnam Diprediksi Superkomputer Punya Peluang Menang Lebih Besar dari Timnas Indonesia U-19
-
Analisis Kekuatan Argentina di Piala Dunia 2026: Tak Cukup Cuma Andalkan Messi
-
Shin Tae-yong Dirumorkan Jadi Pelatih Persija Baru
-
Media Vietnam: Golden Star Warriors Lebih Diuntungkan Ketimbang Timnas Indonesia U-19