-
AC Milan dan Inter Milan memburu Jay Idzes bek Sassuolo.
-
Idzes diminati karena usia muda, fleksibel taktik, dan gaji rendah.
-
Sassuolo memagari Idzes dengan kontrak panjang sampai 2029.
Suara.com - Kiprah bek tangguh Timnas Indonesia, Jay Idzes, di kompetisi teratas Liga Italia, Serie A, menarik perhatian serius dari klub-klub raksasa.
Setelah sempat diisukan diminati Inter Milan, kini AC Milan dikabarkan turut memasukkan nama pemain berusia 25 tahun ini ke dalam daftar pantauan mereka.
Ketertarikan besar AC Milan terhadap pemain yang kini membela Sassuolo ini dilaporkan langsung oleh jurnalis kredibel dari Sky Sport, Luca Cilli.
Melalui akun X pribadinya pada Rabu (3/12/2025) malam WIB, Cilli mengumumkan kabar yang memanaskan bursa transfer Serie A.
"AC Milan sedang mengikuti dengan minat Jay Idzes, bek dari Sassuolo," cuit Luca Cilli.
Alasan Kuat Ketertarikan Milan dan Sassuolo Memagari Kontrak
Daya tarik utama Jay Idzes bagi Rossoneri berakar pada faktor usia pemain yang masih sangat muda, 25 tahun, serta potensinya untuk terus berkembang.
Selain itu, Idzes dikenal sebagai pemain bertahan yang fleksibel dan mampu beradaptasi dengan berbagai formasi di lini belakang.
Kemampuannya bermain baik dalam skema tiga bek maupun empat bek menjadi nilai tambah signifikan di mata manajemen Milan.
Baca Juga: Geger Isu Patrick Kluivert Dipecat Karena Warna Kulit?
Namun, Luca Cilli menekankan bahwa sejauh ini belum ada komunikasi resmi mengenai negosiasi transfer antara AC Milan dan Sassuolo.
"Saat ini belum ada kontak langsung antara kedua klub tetapi sang pemain disukai klub karena usianya," ujar Luca Cilli.
Klub yang berjuluk Neroverdi itu pun sudah memagari sang pemain dengan kontrak jangka panjang hingga tahun 2029 mendatang.
"Jay Idzes dengan Sassuolo terikat kontrak hingga 2029," lanjutnya.
Peningkatan Karir dan Kontrak Fantastis Jay Idzes
Jay Idzes baru bergabung dengan Sassuolo pada awal musim 2025-2026, yang menjadikannya musim kedua di Serie A setelah sebelumnya membela Venezia.
Setelah gagal menyelamatkan Venezia dari jeratan degradasi, Sassuolo menebus Idzes dengan harga transfer senilai 8 juta euro atau sekitar Rp151 miliar.
Meskipun baru pindah, Idzes langsung menjadi pilihan utama di lini belakang Sassuolo dan menampilkan performa yang stabil sepanjang musim ini.
Sassuolo saat ini berada di peringkat ke-10 klasemen sementara Liga Italia, mengumpulkan 17 poin dari 13 pertandingan yang sudah dijalani.
Pemain kelahiran Mierlo ini juga menikmati kenaikan gaji yang luar biasa usai kepindahannya ke Sassuolo.
Idzes dilaporkan menerima gaji tahunan sebesar 1,1 juta euro (Rp20,9 miliar), yang mana jauh lebih tinggi dari gajinya saat di Venezia.
Media Italia, Tuttomercato, melaporkan Jay Idzes menerima gaji 1,1 juta euro (Rp20,9 miliar) permusim di Sassuolo.
Angka ini lebih dari tiga kali lipat dibanding gajinya di Venezia yang hanya 300 ribu euro per musim, mencerminkan kualitasnya yang diakui.
Inter Milan Belum Menyerah, Incar Paket Duet Bek Sassuolo
Selain AC Milan, rival sekota, Inter Milan, juga menunjukkan minat yang tidak kalah serius terhadap Jay Idzes.
Nerazzurri awalnya mengincar Idzes sebagai opsi pengganti jangka panjang untuk dua bek senior mereka, Stefan de Vrij dan Francesco Acerbi.
Kedua bek veteran Inter tersebut sudah berada di usia senja karir, sehingga klub mulai mencari penerus yang menjanjikan hingga satu dekade ke depan.
Menurut jurnalis Italia, Pasquale Guarro, Inter Milan kini berencana merekrut Idzes bersama dengan rekan satu timnya di Sassuolo, Tarek Muharemovic.
Duet Idzes dan Muharemovic, yang sama-sama berusia sekitar 25 tahun, dianggap sebagai solusi ideal untuk memperkuat pertahanan Inter dalam jangka waktu panjang.
Kualitas Jay Idzes tidak perlu diragukan, ia hampir selalu menjadi starter dalam skema tiga bek pelatih Sassuolo, Eusebio Di Francesco.
Inter Milan diketahui sudah mengincar Idzes sejak ia masih berseragam Venezia, namun saat itu keseriusan mereka tidak berujung transfer.
Keuntungan Finansial Transfer Idzes bagi Klub Peminat
Potensi transfer Jay Idzes tidak hanya menguntungkan dari segi kualitas teknis di lapangan, tetapi juga dari aspek finansial.
Meskipun gajinya sudah melonjak drastis, gaji Idzes masih tergolong tidak terlalu tinggi bagi standar klub sebesar Inter Milan.
Faktor gaji yang relatif 'murah' ini menjadikan kapten Timnas Indonesia tersebut semakin menarik bagi klub-klub peminat.
Tercatat, Jay Idzes total tampil dalam 36 pertandingan bersama Venezia musim lalu.
Performa solidnya di Venezia, bahkan sempat menyandang status kapten, tidak cukup menyelamatkan tim dari degradasi ke Serie B.
Kepastian mengenai keseriusan Inter Milan dan AC Milan dalam mendatangkan Idzes baru akan terlihat jelas saat jendela transfer musim dingin atau musim panas dibuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
John Herdman Bisa Ketiban Sial dengan Kondisi Menyedihkan Mauro Zijlstra saat Ini
-
Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Borussia Monchengladbach Bulan Februari
-
Dewa United Siap Bungkam Manila Digger, Jan Olde Ungkap Analisis Kekuatan Lawan
-
Persija Jakarta Krisis Clean Sheet Karena Hilang Fokus Menit Akhir
-
Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Rizky Ridho Blak-blakan Soal Lini Belakang Persija yang Mudah Kebobolan
-
Badai Cedera Timnas Indonesia, 3 Wonderkid Siap Jadi Juru Selamat John Herdman
-
Siapa Rivaldo Pakpahan? Pemain Lokal Direkomendasikan Dipanggil John Herdman
-
Kekuatan Macan Kemayoran Gembos, Mauricio Souza Ungkap Kondisi Cedera Pemain Persija Bikin Pusing
-
Pep Guardiola Sesalkan Hasil Imbang Lawan Nottingham Forest, Kini Terpaut 7 Poin dengan Arsenal