- Maurizio Sarri senang Lazio menyingkirkan AC Milan dari Coppa Italia melalui gol tunggal Mattia Zaccagni.
- Sarri menikmati fase sulit timnya meski dihantam cedera, menunjukkan fondasi kuat sedang dibangun Lazio.
- Dukungan 40.000 suporter di Olimpico menyentuh pemain setelah protes ultras pada laga sebelumnya.
Suara.com - Pelatih Lazio, Maurizio Sarri mengaku sangat senang dengan mentalitas anak asuhnya usai singkirkan AC Milan dari ajang Coppa Italia, Jumat (4/12) dinihari WIB.
Menurut Sarri, meski dihantam cedera, keterbatasan skuad, hingga masalah internal dengan suporter, Sarri menyebut bahwa Lazio sedang berada dalam fase penting untuk membangun fondasi jangka panjang.
Lazio datang ke laga ini dengan kondisi emosional setelah kalah 0-1 dari Milan di Serie A lima hari sebelumnya.
Namun, di Stadion Olimpico mereka tampil lebih efektif dan mampu membalas dengan skor identik.
Gol tunggal Mattia Zaccagni yang memanfaatkan umpan pojok Nuno Tavares memastikan tiket ke perempat final Coppa Italia, di mana mereka akan berjumpa juara bertahan, Bologna.
Sarri mengaku menikmati fase sulit yang tengah dilalui timnya.
“Justru saya menikmati situasi seperti ini. Sejak Juli kami dihantam begitu banyak cedera dan kesulitan, tetapi para pemain tetap bekerja keras. Saya benar-benar menikmati sesi latihan sepanjang pekan,” ujar Sarri kepada Sport Mediaset.
Namun, ia tak menampik bahwa saat pertandingan berjalan, emosinya kerap meninggi.
“Tentu saja saya marah saat pertandingan karena kami masih membuat beberapa kesalahan teknis dan belum setara dengan level tim-tim besar. Tapi sebagai pelatih, saya senang dengan perkembangan kerja harian mereka.”
Baca Juga: Disingkirkan Lazio, Allegri Akui Lini Belakang AC Milan Keropos, Jay Idzes Solusinya
Salah satu hal yang membuat Sarri puas adalah dukungan besar dari lebih dari 40.000 suporter yang memadati Stadion Olimpico.
Pada laga kandang sebelumnya, sebagian ultras memilih diam dan memboikot sebagai bentuk protes terhadap manajemen klub.
“Para pemain sangat tersentuh. Mereka sempat merasa dipermalukan pada laga kandang terakhir. Dukungan hari ini sangat berarti buat mereka,” kata pelatih berusia 66 tahun itu.
Lazio kini harus kembali bersiap menghadapi jadwal padat.
Mereka akan bertemu Bologna pada laga Serie A akhir pekan ini, sebelum kembali berjumpa lawan yang sama di perempat final Coppa Italia tahun depan.
Sarri menyebut timnya tak punya banyak waktu untuk menikmati kemenangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders
-
Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?