-
Persib vs Borneo duel krusial di GBLA, pangkas jarak 8 poin.
-
Dukungan Bobotoh penting, Borneo punya pertahanan sangat kuat.
-
Borneo waspadai Persib, tim juara bertahan dan sedang performa positif.
Suara.com - Klub kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, akan melakoni pertandingan krusial menghadapi pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, pada Jumat, 5 Desember 2025.
Pertemuan sengit ini merupakan laga tunda pekan keempat kompetisi Super League musim 2025/2026 yang akan diselenggarakan di markas mereka, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Bagi tim berjuluk Maung Bandung ini, tiga poin di kandang sendiri menjadi target vital untuk menipiskan selisih delapan poin dari Pesut Etam yang kokoh di posisi pertama.
Saat ini, Persib menduduki peringkat ketiga dan sangat membutuhkan kemenangan demi menjaga peluang mereka dalam perburuan gelar juara liga.
Tambahan poin penuh akan menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Bojan Hodak untuk terus bersaing ketat di papan atas kompetisi.
Menanggapi pertandingan besar ini, Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberikan pandangannya mengenai kekuatan kedua tim yang disebutnya memiliki level kualitas yang nyaris setara.
Ia secara khusus mengharapkan kehadiran masif dari suporter fanatik Persib, Bobotoh, untuk memenuhi stadion dan memberikan dorongan semangat ekstra.
Dukungan penuh dari tribun penonton dipercaya Hodak dapat menjadi faktor X yang mampu memicu motivasi lebih bagi para pemain yang berjuang di lapangan.
Dalam pernyataannya, Hodak menegaskan pentingnya dukungan suporter di laga ini.
Baca Juga: Prediksi Persib Bandung vs Borneo FC, Laga Panas Raksasa Super League 5 Desember 2025
"Kami berada di peringkat ketiga dan Borneo FC penghuni posisi pertama."
"Saya harap, stadion akan terisi penuh oleh Bobotoh dan semua pemain kami bisa bermain dengan baik agar dapat mendapat hasil positif," kata Bojan Hodak.
Persib diwajibkan untuk tampil hati-hati dan mewaspadai betul kekuatan dari tim tamu, khususnya lini pertahanan Borneo yang terbukti sangat sulit untuk ditembus lawan.
Data menunjukkan bahwa Pesut Etam baru kebobolan lima kali sepanjang musim ini, sebuah statistik yang membuktikan solidnya benteng pertahanan mereka.
Kekokohan lini belakang ini menjadikan Borneo FC sebagai tim dengan catatan pertahanan terbaik di liga hingga sejauh ini.
Hodak juga menyoroti aspek lain dari kekuatan Borneo yang patut diwaspadai oleh anak didiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Teja Paku Alam Terabaikan Timnas Indonesia, Bukti Kokohnya Lini Belakang Persib?
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
Takut Pulang ke Tanah Air, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dikabarkan Cari Suaka di Australia
-
3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas