- Liga Kampung Soekarno Cup II dibuka di Bali pada 5 Desember 2025, menampilkan trofi berlapis emas murni rancangan M. Prananda Prabowo.
- Turnamen ini bertujuan menjaring pesepak bola U-17 sebagai sarana penguatan ideologi dan kecintaan terhadap sepak bola rakyat.
- Soekarno Cup pertama kali diadakan tahun 2023 di Jakarta, bahkan mencetak Rekor MURI melalui dribel serentak.
Suara.com - Liga Kampung Soekarno Cup II 2025 resmi dibuka di Bali pada Jumat (5/12/2025), dan sejak upacara pembukaan, satu hal langsung mencuri perhatian: Trofi Soekarno Cup—sebuah piala berlapis emas murni dengan desain yang disebut penuh filosofi .
Ketua Panitia Soekarno Cup 2025, I Made Agus Mahayastra, menegaskan bahwa kehadiran piala tersebut bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan pesan besar bagi generasi muda yang sedang ditempa melalui kompetisi ini.
“Sepak bola mengajarkan kita arti perjuangan, disiplin, dan kekompakan. Tidak ada kemenangan yang diraih sendirian; semuanya lahir dari kerja sama sebagai satu tim,” ujar Agus.
Agus menambahkan bahwa pesan tersebut menjadi semakin relevan karena turnamen ini dirancang untuk menjaring pesepak bola U-17 atau kelahiran 2008 dari delapan regional terbaik di Indonesia.
“Soekarno Cup bukan sekadar ajang olahraga, tetapi gerakan kebudayaan dan penguatan ideologi untuk menghidupkan kembali kecintaan Bung Karno terhadap sepak bola sebagai olahraga rakyat dan sarana pemersatu bangsa,” jelasnya.
Menurut Agus, Bung Karno selalu memposisikan sepak bola sebagai medium pembentukan karakter, disiplin, serta solidaritas nasional.
Trofi yang tampil dengan tekstur unik dan kilauan emas ini segera menjadi pusat perhatian begitu diangkat tinggi dalam seremoni pembukaan.
Piala tersebut merupakan hasil rancangan M. Prananda Prabowo, yang dikenal detail dan sangat peduli pada pembangunan karakter bangsa.
Ia merancang trofi ini sebagai representasi bahwa semangat para pemuda Indonesia adalah “emas murni” yang terus menggerakkan bangsa ke depan.
Baca Juga: Debut di Indonesia, Marcos Reina Tertantang Bawa Persik Kediri Bersaing di BRI Super League
“Saya takjub dan tergetar ketika pertama kali memegang trophy yang disain khusus oleh Mas Prananda,” kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
“Di dalamnya terkandung tekad mengukir prestasi melalui kedua tangan yang begitu kokoh memegang bola dunia. Ini simbol perjuangan dan keteguhan menggapai prestasi. Kedua tangan tersebut berakar pada Gelora Bung Karno yang menggambarkan spirit Games of the New Emerging Forces.”
“Prestasi yang dicapai untuk Indonesia dan dunia, mengakar kuat pada sejarah bangsa Indonesia yang bertekad menjadi pemimpin diantara bangsa-bangsa di dunia, termasuk melalui olahraga. Filosofi trophy itulah yang saya baca dari karya Mas Prananda,” ujar Hasto.
Sebelum kickoff, momen penyerahan trofi dilakukan oleh Tim Banteng Bali sebagai juara bertahan Soekarno Cup 2023.
Didampingi Sekretaris DPD PDIP Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara, trofi itu diserahkan kepada Ketua Panitia sebagai simbol dimulainya kompetisi edisi 2025.
Sejarah Singkat Soekarno Cup
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Keuntungan, Satu Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Pernah Ditaklukkan John Herdman
-
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Kartu Merah, Pratama Arhan Dapatkan Menit Bermain
-
Statistik Mengkhawatirkan Layvin Kurzawa 3 Tahun Terakhir, Persib Bandung Tetap Angkut?
-
Satu Guru dengan Jose Mourinho, John Herdman Ungkap Inspirasi Besarnya
-
Adu Harga Layvin Kurzawa dengan Pemain Andalan Timnas Indonesia di Persib Bandung
-
Berbekal Filosofi Pendidikan, John Herdman Siap Bentuk Masa Depan Timnas Indonesia
-
Statistik Emil Audero saat Lawan Hellas Verona, Sukses Catatkan Clean Sheet
-
Lawan Timnas Indonesia Sudah Diumumkan, Kapan FIFA Series 2026 Digelar?
-
Tampil Heroik, Emil Audero Jadi Penyelamat Cremonese Saat Ditahan Imbang Hellas Verona
-
Perbandingan Ranking FIFA Timnas Indonesia dengan 3 Lawannya di FIFA Series 2026