- Michael Ballack pertama kali terbuka mengenai kematian tragis putranya, Emilio, yang meninggal pada Agustus 2021.
- Emilio Ballack meninggal dunia pada usia 18 tahun akibat kecelakaan saat mengendarai quad bike di Portugal.
- Ballack menyatakan kesulitan mendalam dalam menghadapi duka tersebut, namun memilih melanjutkan hidup demi keluarga.
Suara.com - Legenda Jerman Michael Ballack, untuk pertama kalinya membuka suara mengenai kematian tragis putranya, Emilio Ballack.
Mantan bintang Chelsea itu mengaku kehilangan anaknya pada 2021 menjadi luka yang sangat sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Ballack, yang kini berusia 49 tahun, dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Eropa pada masanya.
Ia pernah membela sejumlah klub besar seperti Chemnitzer FC, Kaiserslautern, Bayer Leverkusen, Bayern Munich, hingga Chelsea.
Sepanjang kariernya, Ballack meraih berbagai gelar bergengsi. Ia memenangkan empat gelar Bundesliga serta satu trofi Premier League bersama Chelsea.
Di luar lapangan, Ballack memiliki tiga anak dari mantan istrinya, Simone Lambe, yakni Louis, Emilio, dan Jordi.
Namun pada Agustus 2021, keluarga Ballack mengalami tragedi besar ketika Emilio meninggal dunia di usia 18 tahun.
Emilio tewas setelah kecelakaan quad bike di Portugal. Kendaraan yang ia kendarai dilaporkan terbalik dan menimpanya setelah acara barbeku keluarga.
Polisi setempat menyebut Emilio sedang mengendarai quad bike di medan yang tidak rata. Petugas pemadam kebakaran sempat mengevakuasinya dari kendaraan, sementara tim medis berusaha melakukan resusitasi.
Baca Juga: Jadwal Liga Jerman Pekan ke-25: Kevin Diks Cs akan Melawat ke Markas Bayern Munich
Namun nyawa Emilio tidak berhasil diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Dalam wawancara bertajuk My Story bersama Sky, Ballack akhirnya menceritakan bagaimana ia menghadapi kehilangan tersebut. Ia mengaku hingga kini masih sangat sulit membicarakan putranya.
“Sulit. Sangat sulit. Anda tidak bisa membayangkannya. Bahkan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata,” kata Ballack.
Ia mengakui bahwa dirinya sering mencoba menekan rasa duka tersebut.
“Ini seperti proses penyangkalan. Setiap orang menghadapinya dengan cara berbeda. Saya hampir tidak bisa berbicara tentangnya karena itu sangat emosional bagi saya,” ujarnya.
Ballack terlihat sangat emosional ketika mengenang sang putra. Ia mengatakan kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan keluarganya menjadi cara untuk tetap bertahan.
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-25: Kevin Diks Cs akan Melawat ke Markas Bayern Munich
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat
-
Chelsea Mengamuk Bantai Aston Villa 4-1, Joao Pedro Kemas Hattrick
-
Kevin Diks Tembus Team of the Week Bundesliga Sejajar Harry Kane
-
Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Liam Rosenior Dipecat, Chelsea Tunjuk Calum McFarlane Jadi Pelatih Interim
-
Misi Bangkit Persebaya di Ternate, Pelatih Soroti Faktor Psikologis
-
Tak Hanya Eropa, Deretan Pemain Brasil Ini Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia! Siapa Dia?
-
Peluang Indonesia Juara Berkat Format FIFA ASEAN Cup 2026, Gimana Ya?
-
Prediksi Juara Super League: Persib Hattrick Gelar atau Persija Bikin Keajaiban?
-
Suka Liverpool dan Banyak Pemain Belanda, Bisakah Jay Idzes Main di Sana?
-
Pasang Bendera Indonesia, Mantan Pemain Bayer Leverkusen Ini Kirim Kode untuk Timnas?
-
PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif
-
Tolak Rasisme di Sepak Bola Indonesia, I.League Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Kompetisi
-
Terancam di Thailand, Pratama Arhan Santer Dikabarkan Jadi Incaran Klub Super League