-
Indonesia U-22 takluk 0-1 dari Filipina di laga awal SEA Games.
-
Performa Raka Cahyana dan Mauro Zijlstra dinilai belum maksimal.
-
Pemain pengganti Rahmat Arjuna gagal memberikan dampak positif.
Selain Zijlstra, penyerang sayap Rahmat Arjuna juga dianggap belum memberikan dampak positif signifikan setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Pemain andalan Bali United ini diturunkan oleh Indra Sjafri pada paruh kedua, bersamaan dengan masuknya Toni Firmansyah, menggantikan Rayhan Hannan.
Kehadiran Arjuna sebagai winger pengganti tidak memberikan perubahan positif yang diinginkan dalam permainan tim.
Meski sempat memiliki satu peluang emas, pemain berusia 21 tahun itu tidak bisa mengkonversinya menjadi gol, dan performanya secara keseluruhan kurang mencolok.
Perbedaan signifikan terlihat dari peran Toni Firmansyah yang mampu menciptakan pergerakan lebih dinamis dan peluang nyata.
Kekalahan di laga perdana ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi staf pelatih untuk segera meningkatkan kualitas dan koordinasi tim.
Tiga poin krusial melayang di pertandingan awal, menuntut respons cepat untuk menjaga peluang lolos dari fase grup.
Timnas Indonesia U-22 wajib berbenah total di pertandingan berikutnya agar tidak kehilangan momentum di ajang multi-cabang ini.
Seluruh pemain yang diturunkan harus mampu mengeluarkan seluruh potensi terbaiknya, sesuai dengan ekspektasi publik.
Baca Juga: Ubed Berharap Dapat Kesempatan Tampil di Nomor Perseorangan SEA Games 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal