- Timnas Voli Putri Indonesia mengalahkan Malaysia tiga set langsung pada laga perdana Grup B SEA Games 2025.
- Pelatih Marcos Sugiyama mengapresiasi performa tim yang sukses menjalankan target dan sistem permainan sesuai instruksi.
- Kemenangan ini menempatkan Indonesia di puncak klasemen sementara Grup B, bersiap menghadapi Myanmar selanjutnya.
Suara.com - Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Marcos Sugiyama, memberikan apresiasi besar atas performa timnya setelah meraih kemenangan meyakinkan pada pertandingan pertama Grup B SEA Games 2025 di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Rabu (10/12/2025).
Skuad Merah Putih tampil dominan ketika menundukkan Malaysia dengan kemenangan tiga set langsung (25-12, 25-12, 25-16) pada laga pembuka tersebut.
Sugiyama menegaskan bahwa hasil ini sesuai dengan target yang telah dicanangkan tim. Ia memahami bahwa pertandingan perdana kerap diwarnai berbagai tekanan, mulai dari adaptasi hingga minimnya informasi tentang lawan.
"Ini kemenangan yang kami targetkan. Laga perdana biasanya penuh kecemasan, ekspektasi, dan adaptasi terhadap tim yang informasinya terbatas. Mulai besok para pemain bisa tampil lebih rileks dan lebih tepat dalam menjalankan strategi,” ujar Sugiyama dalam keterangan PBVSI.
Pelatih asal Jepang itu menyebut bahwa para pemain mulai menunjukan pemahaman lebih baik mengenai pola dan sistem permainan yang telah dilatih dalam beberapa pekan terakhir.
Ia juga menilai bahwa tempo serangan Indonesia meningkat signifikan sekaligus tetap berada dalam ritme fokus yang stabil.
"Kecepatan serangan meningkat, fokus pada aksi-aksi utama tetap terjaga. Kami ingin ada keseimbangan penerimaan, servis yang agresif, serta komunikasi lebih jelas agar hubungan antara defender, attacker, dan setter semakin padu,” kata Sugiyama.
Tambahan tiga poin dari kemenangan ini membuat Indonesia memimpin klasemen Grup B, sedangkan Malaysia harus puas berada di posisi terbawah.
Indonesia selanjutnya akan menghadapi Myanmar pada Kamis pukul 15.00 WIB dalam upaya mempertahankan posisi puncak dan meraih tiket ke babak berikutnya.
Baca Juga: Kamboja Tarik Seluruh Atlet dari SEA Games 2025 Thailand karena Alasan Keamanan
(Antara)
Berita Terkait
-
Kamboja Tarik Seluruh Atlet dari SEA Games 2025 Thailand karena Alasan Keamanan
-
Erick Thohir Bangga Dominasi Tim Beregu Putra Raih Emas SEA Games 2025
-
Fokus Timnas Indonesia U-22, Ratu Tisha Tak Pedulikan Potensi 'Main Mata' antara Vietnam vs Malaysia
-
Pesan Ratu Tisha untuk Timnas Indonesia U-22: Berbenah, Hadapi, Menangkan!
-
Nova Arianto Minta Timnas Indonesia U-22 Tetap Yakin Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
Bangga Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Kerja Keras
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia