- Mantan pelatih Ajax, John Heitinga, menolak tawaran melatih Timnas Indonesia dari PSSI saat ini.
- PSSI mencari pelatih kepala menyusul pemecatan Patrick Kluivert akibat kegagalan kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Heitinga memilih beristirahat setelah periode sulit, namun membuka kemungkinan melatih di masa depan.
Suara.com - Mantan pelatih Ajax, John Heitinga, akhirnya buka suara perihal rumor bahwa ia bakal jadi pelatih Timnas Indonesia.
John Heitinga, yang sejak beberapa pekan terakhir berada tanpa klub, dikabarkan mendapatkan minat serius dari PSSI.
Namun, pelatih keturunan Indonesia itu memilih menolak tawaran tersebut untuk saat ini.
Menurut laporan berbagai sumber yang dikutip oleh SoccerNews, PSSI baru-baru ini menghubungi Heitinga untuk menanyakan kesediaannya mengisi posisi pelatih kepala Timnas Indonesia.
Jabatan itu tengah kosong setelah Patrick Kluivert diberhentikan usai gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Kepergian Kluivert juga diikuti oleh para asistennya, yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzaat.
Namun, rumor tersebut terbantakan setelah Heitinga menyatakan tidak siap mengambil pekerjaan tersebut dalam waktu dekat. Ia menolak tawaran PSSI dan memilih rehat sejenak dari dunia kepelatihan setelah periode sulit bersama Ajax.
“Saat ini, ia menolak tawaran tersebut. Mungkin di masa depan pintunya masih sedikit terbuka, tetapi untuk saat ini ia belum ingin kembali melatih,” kata seorang sumber kepada SoccerNews.
Keputusan Heitinga menolak pinangan Indonesia membuat federasi kembali bergerak mencari kandidat lain.
Baca Juga: Bisa Tersingkir Tanpa Main, Nasib Timnas Indonesia U-22 di SEA Games Ditentukan Hari Ini
Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia menjadi krusial, terutama setelah kegagalan di kualifikasi Piala Dunia yang membuat tim Garuda berada dalam tekanan besar dari publik.
Sumber lain menyebut bahwa Heitinga ingin mempertimbangkan opsi-opsi lain yang lebih dekat dengan Eropa, sembari menata kembali langkah setelah musim yang berat.
Meski demikian, ia disebut tidak menutup kemungkinan menangani tim nasional di luar negara asalnya suatu hari nanti.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Bisa Tersingkir Tanpa Main, Nasib Timnas Indonesia U-22 di SEA Games Ditentukan Hari Ini
-
Fokus Timnas Indonesia U-22, Ratu Tisha Tak Pedulikan Potensi 'Main Mata' antara Vietnam vs Malaysia
-
Pesan Ratu Tisha untuk Timnas Indonesia U-22: Berbenah, Hadapi, Menangkan!
-
Nova Arianto Minta Timnas Indonesia U-22 Tetap Yakin Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
-
Calon Pelatih Indonesia John Herdman Ngaku Dapat Tawaran Timnas tapi Harus Izin Istri
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
Bangga Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Kerja Keras
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia