- Timnas Indonesia U-22 tersingkir dari SEA Games 2025 di Thailand setelah gagal bersaing sebagai runner-up terbaik.
- Pengamat Akmal Marhali meminta PSSI melakukan evaluasi menyeluruh termasuk program naturalisasi dan kebijakan Liga 1.
- Pelatih Indra Sjafri secara pribadi menyatakan bertanggung jawab penuh atas hasil buruk yang dialami timnas Garuda Muda.
Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia U-22 gagal lolos ke babak semifinal SEA Games 2025 membuat kecewa publik. Kritikan pun mengalur deras untuk PSSI.
Salah satu pengamat sepak bola, Akmal Marhali dalam pernyataannya menagtakan bahwa sepak bola Indonesia tengah memasuki era kegelapan usai kegagalan tim asuhan Indra Sjafri di SEA Games 2025.
Lebih lanjut, Akmal meminta PSSI segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kondisi Timnas dan sepak bola Indonesia.
Menurut Akmal, salah satu yang harus dievaluasi ialah program pemain naturalisasi.
"Evaluasi bukan hanya untuk kegagalan ke semifinal SEA Games. Tapi, juga menyeluruh. Termasuk proyek naturalisasi dan juga kebijakam 11 pemain asing di BRI Liga 1," kata Akmal.
"Ingat Indonesia bukan Italia, Jerman, Inggris, Spanyol, Brasil, dan Argentina yang banyak mengekspor pemain ke luar negaranya. Indonesia masih negara berkembang yang pemainnya butuh jam terbang! Ini menjadi PR buat PSSI," tambahnya.
Sementara itu, Indra Sjafri mengakui bahwa dirinya ialah orang yang paling bertanggung jawab atas kegagalan dan hasil buruk ini.
Dalam pertanyaannya, pelatih kelahiran Batang Kapas itu juga menyampaikan permohonan maaf untuk masyarkaat Indonesia.
"Secara teknis, orang yang paling bertanggung jawab adalah saya,” ujar Indra.
Baca Juga: Tiga Kata Kontroversial Arya Sinulingga Usai Kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games 2025
Timnas Indonesia U-23 harus menelan pil pahit di SEA Games 2025 Thailand. Meski menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar, hasil tersebut tidak cukup untuk mengantarkan Garuda Muda melaju ke babak semifinal.
Pada laga terakhir fase grup C yang digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12), Timnas Indonesia U-22 sebenarnya berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar.
Namun, kemenangan tersebut tidak bisa mengantarkan Indonesia ke semifinal. Hal ini lantaran Garuda Muda gagal bersaing dengan Malaysia untuk lolos sebagai runner up terbaik.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Tiga Kata Kontroversial Arya Sinulingga Usai Kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games 2025
-
Geger! Sosok Diduga Mirip Sekjen PSSI Tertangkap Kamera di Rumah Judi Singapura
-
Timnas Indonesia, SEA Games 2025 dan Kegagalan yang Hanya Berjarak 1 Gol Saja
-
Timnas Indonesia Merana, Gagal ke Semifinal SEA Games Meski Hajar Myanmar
-
Maaf PSSI, Timnas Indonesia Memang Layak Pulang Cepat dari SEA Games Kali Ini
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan