- Pengamat Mikos Gouka menilai pelatih Ajax selanjutnya akan kesulitan karena tuntutan publik akan gaya menyerang meski bertahan efektif.
- John Heitinga, mantan pelatih Ajax, menjadi salah satu kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia pasca dipecat.
- Pendekatan pragmatis pelatih interim Fred Grim terbukti berhasil saat mengalahkan Feyenoord; Heitinga bisa dikritik jika menirunya.
Suara.com - Ajax Amsterdam tengah menikmati periode positif setelah meraih empat kemenangan beruntun.
Sayangnya di rekor impresif tersebut, muncul perdebatan soal permainan Ajax yang menyeret mantan pelatihnya, John Heitinga.
Nama John Heitinga sendiri belakangan santer dikabarkan menjadi salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia usai dipecat oleh Ajax Amsterdam.
Pengamat sepak bola Belanda sekaligus jurnalis Algemeen Dagblad, Mikos Gouka, menilai pelatih Ajax selanjutnya akan menghadapi dilema besar.
Dalam podcast AD, Gouka menyebut bahwa publik Amsterdam pada akhirnya akan selalu menuntut Ajax kembali bermain menyerang, meskipun pendekatan bertahan saat ini terbukti efektif.
Menurut Gouka, di bawah arahan pelatih interim Fred Grim, Ajax tampil jauh lebih solid secara defensif. Puncaknya terjadi saat mereka mengalahkan rival abadi Feyenoord dengan pendekatan pragmatis dan disiplin.
Nah kata Gouka, calon pelatih Timnas Indonesia, John Heitinga bisa mendapatkan kritik membabi buta jika memainkan skema itu di Ajax.
“Kalau John Heitinga melakukan apa yang dilakukan Grim sekarang, kritiknya mungkin akan jauh lebih besar,” ujar Gouka.
Ia menilai Heitinga terjebak ekspektasi publik yang saat itu menginginkan Ajax bermain menyerang setelah era Francesco Farioli.
Baca Juga: Festival Sepak Bola Rakyat di Labuan Bajo, Eks Timnas Berharap Muncul Penerus Marselino Ferdinan
Grim, sebaliknya, datang di momen krisis. Ia secara terbuka mengakui bahwa Ajax tidak mampu bermain dengan tekanan tinggi secara konsisten.
Karena itu, ia memilih bermain dari blok pertahanan yang lebih rapat.
John Heitinga Calon Pelatih Timnas Indonesia
Dua pelatih Belanda keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst dan John Heitinga dirumorkan menjadi salah satu calon pelatih Timnas Indonesia.
Giovanni van Bronckhorst, asisten pelatih Liverpool yang juga mantan kapten timnas Belanda, kini dikabarkan masuk daftar kandidat kuat untuk menukangi Timnas Indonesia.
Kabar ini pertama kali muncul dari laporan Indykaila di platform X, yang menyebut Van Bronckhorst menjadi salah satu opsi utama PSSI untuk menggantikan Kluivert.
Berita Terkait
-
Festival Sepak Bola Rakyat di Labuan Bajo, Eks Timnas Berharap Muncul Penerus Marselino Ferdinan
-
Gagal Total di SEA Games, Indra Sjafri Minta Maaf, Zainudin Amali Singgung Masalah TC
-
Pelatih Timnas Indonesia Bakal Diumumkan Minggu Depan
-
Rekomendasi Jaket Suporter Timnas Indonesia: Tampil Gaya, Nyaman, dan Identik Merah Putih
-
Indra Sjafri Konfirmasi Ada Evaluasi Tim Kepelatihan Timnas U-22 Usai Gagal Total di SEA Games 2025
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
-
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium