-
Manchester United ditahan imbang 4-4 oleh Bournemouth di Old Trafford.
-
Keributan Semenyo dan Dalot memicu dua kartu kuning di babak pertama.
-
United kehilangan Amad, Mbeumo, dan Mazraoui karena Piala Afrika.
Suara.com - Pertarungan sengit antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford pada Selasa (16/12/2025) berakhir dengan skor imbang 4-4.
Laga yang dimainkan di kandang Setan Merah tersebut berjalan panas dan penuh ketegangan, terutama menjelang paruh pertama.
Ketegangan mencapai puncaknya setelah Antoine Semenyo berhasil menjaringkan bola untuk menyamakan kedudukan bagi tim tamu di menit ke-40.
Situasi ricuh dipicu oleh kontak fisik antara Semenyo dan bek kanan United, Diogo Dalot, di area pinggir lapangan.
Media Express mencatat bahwa winger berjuluk The Cherries tersebut terlihat melingkarkan tangannya di leher Dalot, yang segera menarik perhatian pemain lain dari kedua kesebelasan.
Pemain andalan United, Bruno Fernandes, menjadi salah satu yang paling cepat bereaksi dan langsung bergegas menuju lokasi insiden.
Beberapa pemain lain juga ikut mendekat, membuat atmosfer stadion yang awalnya antusias mendadak berubah riuh oleh keributan.
Wasit utama segera bertindak cepat untuk menenangkan situasi sebelum perselisihan antarpemain semakin meluas.
Dua kartu kuning dikeluarkan oleh pengadil lapangan sebagai penanda tegas agar pertandingan kembali berjalan normal sesuai aturan.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Pekan ke-16: Manchester United Menjauh dari Zona Eropa
Merespons insiden di lapangan, legenda Manchester United, Gary Neville, memberikan pandangannya melalui Sky Sports.
"Ini jelas berisiko. Ini seperti Antoine Semenyo mencoba mencekik Diogo Dalot tetapi melepaskannya. Saya pikir dua kartu kuning sudah tepat," ujarnya.
Manchester United sebenarnya memulai pertandingan dengan dominasi dan berhasil unggul lebih dulu melalui gol dari Amad Diallo.
Namun, respons cepat dari Bournemouth membuat jalannya laga menjadi sangat terbuka, penuh kejutan, dan terjadi saling balas gol.
Setan Merah tercatat memimpin jalannya pertandingan sebanyak tiga kali, namun selalu gagal untuk mempertahankan keunggulan tersebut hingga peluit panjang.
Bournemouth menunjukkan semangat juang yang tinggi dengan terus-menerus mengejar dan sukses menyamakan skor berulang kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair
-
Profil Tori Penso Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026, Pimpin Laga Ceko vs Afsel
-
Dilema Jeremy Doku, Bakal Tinggalkan Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Kelahiran Anak Pertama?
-
Dari Yugoslavia hingga Hindia Belanda: Negara-Negara yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Hilang