-
Vietnam U-22 juara SEA Games 2025 usai kalahkan Thailand 3-2 di laga final dramatis.
-
Pelatih Kim Sang-sik berhasil membawa Vietnam bangkit dari ketertinggalan dua gol atas Thailand.
-
Medali emas SEA Games 2025 resmi menjadi milik Vietnam lewat kemenangan babak tambahan.
Perubahan besar terlihat pada gaya bermain Vietnam yang menjadi lebih agresif dan berani melakukan penetrasi ke area lawan.
Skema serangan yang lebih terorganisir membuat lini belakang Thailand mulai kewalahan menghadapi kecepatan para penyerang sayap.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil manis ketika satu demi satu gol balasan berhasil disarangkan ke gawang lawan.
Kedudukan yang kembali imbang 2-2 membuat jalannya pertandingan menjadi semakin tidak terduga bagi kedua kesebelasan.
Waktu normal sembilan puluh menit berakhir dengan hasil seri sehingga laga harus dilanjutkan menuju babak tambahan waktu.
Tensi pertandingan yang semakin memanas membuat setiap pemain harus menjaga fokus dan stamina mereka hingga detik terakhir.
Vietnam menunjukkan keunggulan fisik yang lebih stabil dibandingkan pemain Thailand yang mulai terlihat mengalami kelelahan.
Celah di lini pertahanan tuan rumah akhirnya berhasil dieksploitasi dengan sangat cerdik oleh barisan depan Vietnam.
Gol penentu kemenangan tercipta di masa tambahan waktu yang sekaligus memastikan skor berbalik unggul menjadi 3-2.
Baca Juga: Semakin Dekat ke Timnas Indonesia, 3 Gaya Melatih John Herdman Ini Ternyata Mirip dengan STY!
Keberhasilan melakukan comeback luar biasa atau remontada ini disambut dengan perayaan emosional oleh seluruh pemain dan staf pelatih.
Prestasi ini sekaligus memutus keraguan publik terhadap kualitas regenerasi pemain sepak bola yang dimiliki oleh negara Vietnam.
Kim Sang-sik dianggap sebagai aktor intelektual di balik transformasi mental juara yang kini melekat kuat pada diri para pemainnya.
Ia berhasil membuktikan bahwa kedisiplinan taktik dan ketenangan psikologis adalah kunci utama untuk memenangi laga besar.
Keberhasilan di SEA Games 2025 ini diprediksi akan menjadi awal dari era baru kejayaan sepak bola Vietnam di tingkat internasional.
Semangat juang yang ditunjukkan di Stadion Rajamangala menjadi pesan kuat bagi seluruh kompetitor mereka di Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh