-
Inter Milan gagal meraih gelar Piala Super Italia 2025 setelah kalah dari Bologna.
-
Pelatih Cristian Chivu tidak menyesali kekalahan dan membela performa maksimal para pemainnya.
-
Bologna melaju ke final menghadapi Napoli setelah memenangkan drama adu penalti di Riyadh.
Tiga pemain kunci Inter yakni Ange Bonny, Nicolo Barella, dan Alessandro Bastoni gagal mencetak gol.
Kegagalan eksekusi tendangan penalti tersebut menjadi faktor utama kekalahan tim dengan skor tipis 2-3.
Namun Chivu menolak keras untuk melontarkan kritik pedas kepada para pemain yang sudah berjuang.
Beliau justru memuji mentalitas dan keberanian para pemain dalam mengambil tanggung jawab tendangan dua belas pas.
"Di dalam adu penalti, emosi yang dirasakan pada laga sebenarnya tidak bisa dilatih, tidak bisa ditiru saat latihan," tutur Chivu.
Pelatih menekankan pentingnya proses belajar dan pengembangan kualitas individu pemain untuk kompetisi mendatang.
"Ke depan, kami mesti selalu belajar, bertumbuh dan berusaha meningkatkan kualitas," tutur Chivu.
Seluruh elemen dalam tim diminta untuk tetap menjaga martabat dan harga diri meski sedang terpuruk.
Chivu memastikan akan ada evaluasi menyeluruh terhadap setiap detail kesalahan yang terjadi di lapangan hijau.
Baca Juga: Napoli vs AC Milan Panas, Conte Teriak-teriak, Allegri Sulut Emosi Staf Pelatih Partenopei
Keyakinan besar masih dimiliki sang pelatih bahwa Inter Milan akan segera kembali ke jalur juara.
Momentum kekalahan ini diharapkan menjadi titik balik bagi para pemain untuk bekerja lebih keras lagi.
"Ketika kekalahan seperti ini datang, anda jatuh dan menangis. Lalu mencoba bangkit kembali, tetapi anda harus tetap sadar siapa diri anda dan apa yang anda lakukan," kata dia.
Kekalahan ini secara otomatis mengakhiri ambisi Inter Milan untuk mengangkat piala pertama pada musim 2025.
Sementara itu Bologna sukses melangkah ke babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa mendatang.
Bologna akan menantang Napoli yang sebelumnya berhasil menyingkirkan AC Milan dengan skor kemenangan dua kosong.
Data statistik menunjukkan bahwa pertandingan ini berjalan sangat kompetitif bagi kedua belah pihak di lapangan.
Gol kilat Marcus Thuram di menit awal sempat memberikan harapan besar bagi seluruh pendukung Nerazzurri.
Penalti Orsolini pada menit ketiga puluh lima menjadi momen krusial yang menyamakan kedudukan bagi tim lawan.
Kegagalan tiga eksekutor Inter Milan di babak tos-tosan menjadi penentu nasib akhir bagi kedua tim.
Kini fokus Inter Milan sepenuhnya beralih ke kompetisi domestik lainnya demi menebus kegagalan di Riyadh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!