-
FC Utrecht berencana meminjamkan Miliano Jonathans pada bursa transfer Januari mendatang karena minim bermain.
-
Miliano Jonathans kalah bersaing dengan Miguel Rodriguez yang tampil lebih tajam di sisi sayap.
-
Winger Timnas Indonesia tersebut hanya mencatatkan sedikit penampilan sebagai pemain inti musim ini.
Mirisnya, seluruh penampilan di kancah Eropa tersebut ia mulai sebagai pemain pengganti dan bukan sebagai starter utama.
Jonathans juga sempat mencicipi atmosfer turnamen domestik lainnya yakni ajang Piala KNVB bersama skuad berjuluk Utreg tersebut.
Namun lagi-lagi ia harus puas mengawali laga dari bangku cadangan tanpa mendapatkan durasi bermain yang maksimal di lapangan.
Situasi pelik ini terjadi lantaran dirinya dianggap kalah bersaing secara teknis dengan rekan setimnya, Miguel Rodriguez.
Sosok Miguel Rodriguez saat ini memang lebih mendapatkan kepercayaan penuh dari sang juru taktik utama, Ron Jans.
Winger berbakat asal Spanyol tersebut menunjukkan performa yang jauh lebih konsisten dibandingkan dengan Miliano Jonathans di latihan.
Secara statistik, Rodriguez telah bermain sebanyak 17 kali di Eredivisie dengan status sebagai pemain inti di 13 laga.
Ketajaman Rodriguez juga terbukti lewat sumbangan tiga gol krusial bagi klub dalam perjalanan kompetisi liga domestik musim ini.
Perbedaan kontribusi yang mencolok ini membuat posisi Jonathans di sisi kanan penyerangan semakin tersisih dari pilihan utama.
Baca Juga: Winger Timnas Indonesia Miliano Jonathans Masuk Daftar Cuci Gudang FC Utrecht
Dominasi Miguel Rodriguez tidak hanya terlihat di liga lokal, namun juga merambah hingga ke kompetisi Liga Europa.
Pemain asal Spanyol tersebut selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam enam pertandingan yang dijalani oleh FC Utrecht.
Kepercayaan pelatih dibayarnya tuntas dengan torehan dua gol yang membantu performa tim di level internasional tersebut.
Secara praktis, Rodriguez memenangi persaingan dengan Miliano Jonathans di pos sayap kanan FC Utrecht untuk musim kompetisi ini.
Oleh karena itu, opsi peminjaman pada Januari dianggap langkah paling logis bagi Jonathans untuk menyelamatkan menit bermainnya.
Kini fokus Jonathans adalah mencari klub baru yang bersedia memberikannya jaminan bermain secara reguler di setiap pekan pertandingan.
Kepindahan ini diharapkan mampu mengasah kembali insting menyerang sang pemain sebelum kembali memperkuat skuad Garuda di masa depan.
Banyak analis menilai bahwa bakat Jonathans akan sia-sia jika hanya terus duduk menghangatkan bangku cadangan di markas Utrecht.
Beberapa klub kasta kedua Belanda atau tim medioker Eredivisie diprediksi akan berminat untuk menampung talenta muda potensial ini.
Kejelasan statusnya diharapkan segera menemui titik terang sebelum jendela transfer musim dingin resmi dibuka oleh otoritas liga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard