- Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, akan dilatih John Herdman yang pernah mengalahkannya di MLS.
- Kekalahan menyakitkan itu terjadi pada 5 Mei 2024, saat FC Dallas Paes kalah 1-3 dari Toronto FC Herdman.
- Momen ini ironis karena kekalahan klub terjadi lima hari setelah Paes resmi menjadi Warga Negara Indonesia.
Suara.com - Takdir terkadang menyajikan alur cerita yang tak terduga. Hal inilah yang kini akan dihadapi oleh kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Calon nakhoda baru skuad Garuda, John Herdman ternyata bukanlah sosok yang asing bagi penjaga gawang 26 tahun itu.
Justru sebaliknya, ia adalah arsitek di balik salah satu kekalahan paling menyakitkan yang pernah Maarten Paes alami di level klub.
Momen pahit itu terjadi pada 5 Mei 2024 silam. Kala itu, FC Dallas yang diperkuat Maarten Paes harus melawat ke markas Toronto FC yang dilatih Herdman dalam lanjutan Major League Soccer (MLS).
Pertandingan tersebut berakhir menjadi mimpi buruk bagi Paes. Bermain penuh selama 90 menit, gawangnya harus rela dibobol sebanyak tiga kali saat timnya menelan kekalahan telak 1-3.
Kekalahan itu terasa semakin ironis jika melihat konteks waktunya. Momen tersebut terjadi hanya lima hari setelah Maarten Paes secara resmi mengucap sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 30 April 2024.
Di saat ia sedang merasakan euforia kebanggaan menjadi bagian dari Indonesia, ia justru harus dipermalukan di level klub oleh sosok yang kini akan menjadi pelatihnya di tim nasional.
Kini roda nasib berputar secara drastis. John Herdman yang masa baktinya di Toronto FC berakhir pada 29 November 2024, dilaporkan akan segera diumumkan secara resmi oleh PSSI sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia yang baru.
Pertemuan kembali keduanya di bawah bendera Merah Putih ini tak pelak menjadi sebuah subplot yang sangat menarik.
Baca Juga: Pelatih Ipswich Town: Elkan Baggott Kurang Beruntung
Kiper yang neneknya berasal dari Kediri ini kini harus bekerja di bawah komando seorang pelatih yang pernah menjadi musuh dan memberinya pelajaran berharga di lapangan.
Berita Terkait
-
Media Internasional: Miliano Jonathans Pemain Jarang Bermain, Opsi Pinjaman Jadi yang Terbaik
-
Update Ranking FIFA Desember 2025: Thailand Masih Raja ASEAN, Indonesia Tempel Ketat Malaysia
-
Jay Idzes Alami Kenaikan Harga Pasar, Kalahkan Satu Skuad Malaysia
-
Master Taktik! John Herdman Tak Kaku, Bisa Sulap Timnas Indonesia Main 3 atau 4 Bek
-
Harga Pasar Jay Idzes Melejit Akhir 2025, Tembus Rp 173,82 Miliar
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
-
7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya
-
Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan