-
Jordi Amat menekankan pentingnya regenerasi pemain muda untuk masa depan Timnas Indonesia.
-
Target Piala Dunia 2030 dinilai terlalu jauh sehingga tim harus fokus proses bertahap.
-
Pentingnya kepercayaan kepada pelatih baru untuk menyatukan visi seluruh pemain Skuad Garuda.
Aspek krusial yang juga menjadi perhatian serius Jordi Amat adalah mengenai penyegaran materi pemain di skuad.
Ia secara gamblang menyatakan bahwa persiapan generasi baru merupakan tanggung jawab utama bagi pelatih baru nantinya.
Pemain muda potensial harus mulai diberikan jam terbang agar siap memikul beban sebagai pilar utama timnas.
Kesadaran ini muncul mengingat komposisi pemain senior saat ini akan segera melewati masa keemasan mereka secara biologis.
Faktor usia pemain kunci menjadi variabel yang tidak bisa diabaikan dalam perencanaan jangka panjang menuju tahun 2030.
Ketika perhelatan Piala Dunia 2030 berlangsung Jordi Amat sendiri nantinya sudah akan menginjak usia 37 tahun.
Rekan seperjuangannya seperti Joey Pelupessy diprediksi akan menyentuh usia 36 tahun pada periode waktu yang sama.
Nama-nama besar lain seperti Thom Haye serta Sandy Walsh juga akan memasuki fase usia 34 tahun mendatang.
Kondisi fisik para pemain senior tersebut tentu akan mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun ke depan di kompetisi.
Baca Juga: Sempat Terseok di Bundesliga, Kevin Diks Ungkap Beratnya Awal Karier di Jerman
Oleh sebab itu kehadiran sosok pelatih yang visioner sangat dibutuhkan untuk mengelola masa transisi yang sangat sensitif ini.
"Penting bagi kami untuk memiliki pelatih yang baik, yang dipercayai oleh semua orang dan semua orang bersamanya," ujar Jordi Amat.
Kekompakan antara pemain dan jajaran pelatih menjadi syarat mutlak untuk mencapai kesuksesan dalam sebuah proyek besar.
Tanpa adanya kepercayaan penuh maka strategi yang disusun di atas kertas tidak akan berjalan maksimal saat diaplikasikan.
Jordi menegaskan bahwa banyak talenta muda Indonesia saat ini yang sebenarnya sudah memiliki kesiapan untuk segera naik kelas.
"Anda tahu, sehingga kami bisa mempersiapkan generasi berikutnya dengan baik. Kami memiliki banyak pemain muda yang siap bermain."
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangan Lewatkan! Jadwal Derbi Indonesia di Eredivisie: Maarten Paes vs Justin Hubner
-
Di Mana Maarten Paes? Tak Ada di Susunan Pemain Ajax vs AZ Alkmaar Malam Ini
-
Futsal Meledak di Indonesia! Sejarah yang Jarang Diketahui: Dari Pele hingga Ronny Pattinasarany
-
Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
-
Hadapi Inter Milan, Fabio Grosso Minta Jay Idzes Cs Jalani Taktik Ini
-
Prediksi Susunan Pemain dan Link Streaming Big Match Liverpool vs Manchester City Malam Ini
-
Juru Kunci Premier League Incar Bek FC Twente Siap Bayar Rp170 Miliar, Mees Hilgers?
-
Publik Asia Geleng-geleng Lihat Timnas Futsal Indonesia: Final Gila, Kalian Tidak Gagal!
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC Malam Ini: Debut Mauro Zijlstra?
-
Susah Payah Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Pelatih Iran: Ini Pertolongan Tuhan