- John Terry membantah rumor ketertarikan menjadi manajer Oxford United meskipun klub tersebut dikaitkan dengannya.
- Terry saat ini memilih fokus pada perannya membantu pengembangan pemain muda di akademi Chelsea.
- Mantan kapten Chelsea tersebut merasa frustrasi karena kurangnya kesempatan manajerial meskipun memiliki pengalaman kepelatihan.
Suara.com - Legenda Chelsea, John Terry, menegaskan dirinya tidak tertarik mengambil posisi manajer di Oxford United, klub yang sedang berjuang di posisi ke-21 Championship.
Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya beredar rumor yang mengaitkan nama Terry dengan klub yang dimiliki oleh ketum PSSI, Erick Thohir tersebut.
Sebagai pemain, Terry telah meraih 17 trofi bersama The Blues sebelum menutup karier di Aston Villa.
Setelah pensiun, Terry sempat meniti karier di dunia kepelatihan sebagai asisten Dean Smith di Villa Park, membantu klub promosi ke Premier League, serta sempat menjadi konsultan akademi di Chelsea.
Meski memiliki pengalaman luas, termasuk bekerja sebagai asisten pelatih di Leicester City dan keterlibatan dalam akademi Chelsea, karier manajerial Terry belum menemukan peluang yang sesuai.
Beberapa mantan rekan setimnya seperti Frank Lampard, Steven Gerrard, dan Wayne Rooney kini sudah memimpin klub di level berbeda, membuat Terry merasa frustrasi dengan kurangnya kesempatan.
Dalam video yang diunggah ke TikTok, Terry menegaskan, "Saya tidak mencari pekerjaan ini. Saya sangat menikmati peran saya di akademi Chelsea, membantu pemain muda berkembang hingga ke tim utama,"
"Saya sama sekali tidak mendekati Oxford atau berbicara dengan siapa pun di sana. Jadi saya ingin menegaskan, itu bukan saya." ucapnya dilansir dari Dailymail.
Sebelumnya, Terry juga sempat menyatakan bahwa impiannya untuk menjadi manajer papan atas mungkin sulit tercapai.
Baca Juga: Jadi Kandidat Kuat Latih Ole Romeny Cs, John Terry Kantongi Lisensi UEFA Pro
Ia menekankan bahwa pengalaman 22 tahun sebagai pemain, termasuk menjadi kapten Chelsea dan Inggris, seharusnya menjadi modal yang cukup untuk memulai karier kepelatihan, bahkan di level League One.
Namun kenyataannya, ia merasa diabaikan karena dianggap kurang pengalaman.
"Saya pikir pengalaman saya saat bekerja dengan Dean Smith sudah cukup mempersiapkan saya untuk menjadi manajer. Tapi saya bahkan tidak mendapat kesempatan di level League One. Saat melihat beberapa orang memimpin klub saat ini, jujur saja, saya bingung," ujar Terry.
Kini, Terry memilih fokus mengembangkan talenta muda di akademi Chelsea, sambil terus belajar dan mematangkan kemampuannya sebagai pelatih.
Ia menekankan bahwa meski frustasi, hasratnya untuk menjadi pelatih yang sukses tetap hidup, hanya jalannya yang saat ini berbeda dari yang diharapkan.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Jadi Kandidat Kuat Latih Ole Romeny Cs, John Terry Kantongi Lisensi UEFA Pro
-
Here We Go! John Terry Calon Kuat Pelatih Pilihan Erick Thohir Latih Ole Romeny Cs
-
Naik Turun Berjuang di Tahun 2025, Ole Romeny: Tak Terlupakan
-
Tembus Ratusan Triliun! Industri Olahraga Siap Jadi Raksasa Baru Ekonomi Indonesia
-
Hasil SEA Games 2025 jadi Gambaran Menatap Asian Games 2026
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis