- Perjalanan Ole Romeny menjadi bagian Timnas Indonesia dimulai dari artikel berita yang mengungkap darah Indonesianya.
- PSSI menghubungi Romeny setelah berita tersebut viral, memicu konfirmasi akar keturunan melalui akta kelahiran neneknya.
- Nenek Romeny, Helene Wilhemina Romenij, lahir di Medan, Sumatra Utara, pada 2 April 1923, membuktikan kelayakannya.
Suara.com - Di balik statusnya sebagai idola baru publik sepak bola Tanah Air, tersimpan kisah unik dan tak terduga mengenai awal mula perjalanan Ole Romeny untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Ternyata semua itu berawal dari sebuah artikel berita yang ia baca di mana menyebutkan dirinya memiliki darah Indonesia.
Sebelum resmi menjadi WNI pada Februari 2025, Romeny sama sekali tidak menyadari bahwa ia memiliki kelayakan untuk membela skuad Garuda.
Titik baliknya terjadi saat seorang jurnalis menulis berita yang mengungkap potensi tersebut.
"Wartawan itu menerbitkan berita bahwa saya bisa bermain untuk Indonesia. Berita itu kemudian diliput secara luas oleh media lain," kata Ole Romeny dilansir dari AD.nl.
Berita viral inilah yang sampai ke telinga PSSI. Tak butuh waktu lama, sebuah panggilan telepon yang mengubah segalanya pun datang.
"Tak lama setelah itu, saya menerima telepon dari Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI)," ujar Ole Romeny.
Namun, panggilan dari PSSI justru membuatnya bingung. Ia benar-benar tidak tahu menahu soal akar Indonesianya.
Hal pertama yang ia lakukan adalah menghubungi sang ibu untuk mencari kebenaran.
Baca Juga: Allegri Kembali Singgung Lini Belakang AC Milan Jelek, Kode Buat Jay Idzes?
"Tetapi jujur saja, saya bahkan tidak tahu bahwa saya memenuhi syarat untuk bermain bagi Indonesia. Saya harus bertanya kepada ibu terlebih dahulu soal detail lebih lanjut soal nenek," lanjutnya.
Misteri itu akhirnya terpecahkan. Sang ibu berhasil menemukan sebuah dokumen krusial yakni akta kelahiran sang nenek.
Dokumen itulah yang menjadi bukti sahih bahwa neneknya, Helene Wilhemina Romenij, lahir di Medan, Sumatra Utara, pada 2 April 1923.
"Ibu saya menemukan bahwa nenek memiliki akta kelahiran Indonesia dan itulah mengapa saya bisa bermain untuk Indonesia," kenang Ole Romeny.
Keputusan untuk membela Timnas Indonesia pun terbukti sangat tepat. Romeny mengenang bagaimana neneknya selalu bangga menjadi orang Indonesia dan kerap bercerita tentang keindahan Sumatra.
"Saya tahu nenek terus merasa sebagai orang Indonesia di Belanda dan sangat memuji Sumatra. Saya harus bergantung pada cerita-ceritanya tentang Pulau Sumatra. Saya sendiri waktu itu belum pernah ke Indonesia," lanjutnya.
Kini ia tak hanya mendengar cerita, tetapi merasakannya langsung. Ia mengaku terpukau dengan atmosfer magis Stadion Utama Gelora Bung Karno yang getarannya ia sebut tak terlupakan.
"Pertandingan internasional pertama di Indonesia juga aneh," ujar Ole Romeny.
"Suasananya seperti tiga kali lipat dari De Kuip. Saat saya mencetak gol melawan Bahrain, saya merasakan Stadion Gelora Bung Karno bergetar. Momen itu memberi saya perasaan yang tak terlukiskan. Energi yang dilepaskan sungguh luar biasa," tutupnya.
Berita Terkait
-
Ole Romeny Beberkan Keajaiban yang Didapatnya Usai Pilih Bela Timnas Indonesia
-
Media Kanada Ungkap John Herdman Sudah Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Bocoran Media Belanda, Jordi Cruyff Sepakat Jadi Direktur Teknik Ajax Amsterdam
-
Statistik Impresif Jay Idzes Saat Sassuolo Tahan Imbang Bologna
-
Jay Idzes Tampil Solid, Bantu Sassuolo Petik Satu Poin dari Markas Bologna
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Kasus Hukum Eks Arsenal Thomas Partey Kian Berat, Dakwaan Pemerkosaan Bertambah Jadi Tujuh
-
Diego Simeone Butuh Pemain Berpengalaman, Bek Manchester City Jadi Target Panas Atletico
-
Kacau! Arda Guler Korban Bully di Ruang Ganti Real Madrid, Terduga Pelaku Pemain Senior
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Napoli Renovasi Stadion Diego Maradona: Lintas Atletik Dibongkar, Telan Dana Rp3,5 T
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
-
Taktik Cerdas Real Madrid Tambah Pundi-pundi Uang, Jual Pemain Muda Raup Untung Rp220 M
-
Kai Havertz Cedera Lagi! Arsenal Terancam Dikudeta dari Puncak Klasemen?
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat