- Jordi Cruyff dilaporkan hampir ditunjuk sebagai direktur teknik baru Ajax Amsterdam berdasarkan laporan De Telegraaf.
- Kesepakatan kontrak Jordi Cruyff di Ajax akan mengikatnya hingga pertengahan tahun 2028 menggantikan posisi Alex Kroes.
- Nantinya, Cruyff akan memegang kendali penuh atas kebijakan sepak bola klub, meskipun mungkin mulai aktif setelah bursa transfer musim dingin.
Suara.com - Jordi Cruyff dilaporkan selangkah lagi menempati posisi strategis di Ajax Amsterdam. Media Belanda, De Telegraaf, pada Senin mengabarkan bahwa putra mendiang Johan Cruyff itu akan ditunjuk sebagai direktur teknik baru klub raksasa Eredivisie tersebut.
Menurut laporan tersebut, Ajax dan Jordi Cruyff telah mencapai kesepakatan kontrak yang akan mengikat pria berusia 51 tahun itu hingga pertengahan 2028. Dengan kesepakatan ini, Cruyff diproyeksikan menjadi pengganti Alex Kroes dalam struktur manajemen teknis klub.
Jika penunjukan ini terealisasi, Jordi Cruyff akan memegang kendali penuh atas arah kebijakan sepak bola Ajax, termasuk pengembangan tim dan filosofi permainan. De Telegraaf menyebut peran tersebut sebagai “bos sepak bola” Ajax.
Nama Jordi Cruyff sejak awal disebut sebagai kandidat utama pilihan manajemen Ajax. Proses pembicaraan antara kedua pihak disebut berjalan cepat dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, negosiasi final dikabarkan telah dirampungkan di Barcelona pada akhir pekan lalu.
Meski demikian, Jordi Cruyff disebut kemungkinan baru akan mulai menjalankan tugasnya secara aktif setelah bursa transfer musim dingin berakhir. Untuk sementara, kebijakan transfer Ajax masih berada di bawah kendali Marijn Beuker, dengan Alex Kroes tetap terlibat dalam masa peralihan.
Pengalaman Jordi Cruyff di bidang manajemen sepak bola terbilang panjang. Ia pernah mengemban tugas sebagai direktur teknik di AEK Larnaca dan Maccabi Tel Aviv. Selain itu, pada periode 2021 hingga 2023, ia berperan sebagai penasihat olahraga sebelum kemudian dipercaya menjabat direktur olahraga di FC Barcelona.
Saat ini, Jordi Cruyff masih tercatat sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia. Ia tidak termasuk dalam jajaran yang mengikuti Patrick Kluivert meninggalkan tim nasional setelah Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026.
(Antara)
Baca Juga: Statistik Impresif Jay Idzes Saat Sassuolo Tahan Imbang Bologna
Berita Terkait
-
Statistik Impresif Jay Idzes Saat Sassuolo Tahan Imbang Bologna
-
Jay Idzes Tampil Solid, Bantu Sassuolo Petik Satu Poin dari Markas Bologna
-
Allegri Kembali Singgung Lini Belakang AC Milan Jelek, Kode Buat Jay Idzes?
-
Popularitas Ala Cristiano Ronaldo? Exposure Jay Idzes di Serie A Makin Meroket
-
John Herdman In, Jordi Cruyff Out dari Timnas Indonesia
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa
-
PSIM Yogyakarta Kejar Lisensi Asia Setelah Lolos Verifikasi Super League
-
Marcos Reina Mau Ngotot ke Persija Jakarta, Perbaiki Klasemen Akhir Super League
-
Pernah Hajar Argentina, Arab Saudi Pede Jungkalkan Spanyol dan Uruguay di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Semen Padang vs Persebaya di Super League: Misi Bajul Ijo Incar Posisi Empat Besar