- Eliano Reijnders bergeser dari bek kanan menjadi gelandang bertahan menduetkan diri dengan Guaycochea.
- Keputusan taktis pelatih Bojan Hodak ini menghasilkan dua kemenangan penting membawa Persib ke puncak klasemen.
- Eliano menunjukkan mentalitas fleksibel dan profesionalisme demi kesuksesan serta posisi pertama tim.
Suara.com - Sebuah pergeseran taktik signifikan terjadi di lini tengah Persib Bandung. Eliano Reijnders yang awalnya beroperasi sebagai bek kanan, kini sukses menjalankan peran baru sebagai gelandang bertahan.
Perubahan ini tidak hanya terbukti efektif, tetapi juga mengungkap mentalitas luar biasa dari sang pemain, ia siap ditempatkan di posisi mana pun demi kemenangan tim.
Dalam dua laga terakhir, pelatih Bojan Hodak membuat keputusan berani dengan mendorong Eliano ke posisi gelandang bertahan dalam skema 4-2-3-1, menduetkannya dengan Luciano Guaycochea.
Langkah ini secara efektif menggeser kapten kedua, Marc Klok dari posisi intinya.
Duet baru di lini tengah ini langsung mempersembahkan dua kemenangan krusial melawan Bhayangkara FC (2-0) dan PSM Makassar (1-0) yang mengantar Persib ke puncak klasemen.
Eliano Reijnders bahkan dinilai tampil lebih agresif dan membuat lini pertahanan menjadi lebih solid.
Menurut Bojan Hodak, peningkatan agresivitas ini bukanlah soal posisi, melainkan soal mentalitas.
“Saya pikir, ketika bermain dihadapan suporter dengan stadion yang penuh, setiap pemain akan selalu mencoba memberikan yang terbaik,” kata Bojan Hodak dikutip dari laman resmi ILeague.
“Mungkin dia (Eliano Reijnders) terlihat lebih agresif dan itu normal, karena dia mencoba untuk meraih kemenangan,” sambungnya.
Baca Juga: Bos Persija Jakarta Akui Sudah Negosiasi Pemain Bidikan, Ezra Walian?
Lantas, bagaimana tanggapan sang pemain sendiri? Eliano Reijnders menunjukkan sikap seorang team player sejati.
Baginya posisi di atas lapangan tidak sepenting hasil akhir yang diraih oleh tim.
Selama Persib bisa menang dan bertahan di puncak, ia siap menjalankan instruksi apapun dari pelatih.
“Ya saya menikmati semuanya,” kata Eliano Reijnders.
“Jadi ketika pelatih membutuhkan saya, saya akan bermain di sana. Saya juga senang karena sekarang kami berada di urutan pertama di papan klasemen, kami harus terus melanjutkannya,” tambah Eliano Reijnders.
Sikap profesional dan fleksibilitas yang ditunjukkan oleh adik dari bintang Manchester City, Tijjani Reijnders ini menjadi aset yang sangat berharga bagi Persib.
Berita Terkait
-
Kata-kata Petinggi Persib Bandung usai Bakal Jumpa Raksasa Thailand di 16 Besar ACL Two
-
El Clasico Masih Lama, Jordi Amat Sudah Kepikiran Duel Persija vs Persib Bandung
-
Persib Bandung Bertemu Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Ungkap Pesan Ini
-
Persib Lawan Ratchaburi FC di 16 Besar ACL Two, Bojan Hodak: Siapa Pun Lawannya, Kami Libas
-
Jelang Laga Klasik Kontra Persib Bandung, Asisten Pelatih Persija Jakarta Wanti-wanti Suporter
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tottenham Tunjuk Roberto De Zerbi sebagai Nakhoda Baru
-
Amerika Serikat Kalah Dua Laga Beruntun Jelang Piala Dunia 2026, Calon Lumbung Gol?
-
Fakta di Balik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kutukan Juara Euro Terulang?
-
Diperkuat Eks Man United, Kongo Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun
-
Main di 2 Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?
-
Penantian 20 Tahun, Republik Ceko Melaju ke Piala Dunia 2026
-
Kasihan Italia, Gagal Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Berturut-turut
-
Turki Akhiri Penantian 24 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Viktor Gyokeres Antar Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Thailand dan Tajikistan Lolos ke Piala Asia 2027, Tiket Terakhir Masih Diperebutkan