- Persib Bandung akan menghadapi Ratchaburi FC asal Thailand pada babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26.
- Pengundian dilaksanakan AFC di Kuala Lumpur pada 30 Desember 2025, di mana Persib akan tandang lebih dulu pada 11 Februari 2026.
- Wakil Persib menilai faktor jarak lebih bersahabat, meski jadwal Februari padat dengan agenda domestik Super League.
Suara.com - Persib Bandung kembali bersiap melanjutkan langkah di panggung Asia. Hasil undian babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26 mempertemukan Maung Bandung dengan wakil Thailand, Ratchaburi FC.
Duel ini menambah catatan pertemuan Maung Bandung dengan klub Thailand setelah sebelumnya menghadapi Bangkok United di fase grup.
Drawing resmi dilakukan oleh AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa, 30 Desember 2025, dan dihadiri langsung oleh Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, bersama perwakilan 31 klub peserta lainnya.
Hasil undian ini menempatkan Persib sebagai juara Grup G yang akan lebih dulu melakoni laga tandang sebelum menjamu Ratchaburi pada leg kedua.
Sesuai jadwal, Persib akan bertandang ke Stadion Ratchaburi FC di Na Muang pada 11 Februari 2026.
Sepekan berselang, giliran Bandung menjadi tuan rumah dalam laga penentuan yang akan menjadi momentum penting di perjalanan tim kesayangan Bobotoh di kompetisi Asia musim ini.
Menanggapi hasil drawing, Adhitia menegaskan kesiapan Persib untuk menghadapi siapa pun di fase gugur.
Menurutnya, tidak ada lawan mudah di babak 16 Besar karena seluruh tim yang lolos telah membuktikan kualitasnya di fase grup.
"Yang patut kita syukuri dari hasil undian ini adalah faktor jarak. Perjalanan ke Thailand relatif lebih bersahabat dibandingkan harus ke Korea Selatan, misalnya," kata Adhitia dilansir dari laman klub.
Baca Juga: Persib Bandung Bertemu Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Ungkap Pesan Ini
"Apalagi di bulan Februari nanti, Persib juga memiliki agenda padat di Super League, dengan empat pertandingan, termasuk laga tandang ke kandang Borneo FC yang berada di antara dua laga ACL Two," jelasnya.
Meski di babak perempat final sudah menanti lawan berat seperti Pohang Steelers dari Korea Selatan atau Gamba Osaka dari Jepang, Adhitia menegaskan bahwa fokus tim sepenuhnya tertuju pada dua pertandingan terdekat melawan Ratchaburi.
"Kami memilih fokus satu demi satu. Yang jelas, Persib berkomitmen untuk melangkah sejauh mungkin di kompetisi Asia."
"Perjuangan ini akan kami jalani bersama Bobotoh, masyarakat Bandung, Jawa Barat, dan seluruh pencinta sepak bola Indonesia," tegasnya.
Pertemuan dengan Ratchaburi juga memperpanjang daftar klub Thailand yang pernah dihadapi Persib di kompetisi Asia.
Sebelumnya, Maung Bandung telah berjumpa Bangkok Bank dan Thai Farmers Bank pada Piala Champions Asia 1995/96, Port FC di ACL Two 2023/24, serta Bangkok United di musim 2025/26.
Dengan persiapan matang, jadwal yang terukur, dan dukungan penuh dari Bobotoh, Persib menatap fase gugur ACL Two 2025/2026 dengan keyakinan dan semangat untuk terus mengharumkan nama Indonesia di level Asia.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Bertemu Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Ungkap Pesan Ini
-
Persib Lawan Ratchaburi FC di 16 Besar ACL Two, Bojan Hodak: Siapa Pun Lawannya, Kami Libas
-
Jelang Laga Klasik Kontra Persib Bandung, Asisten Pelatih Persija Jakarta Wanti-wanti Suporter
-
Persib Bandung Lawan Raksasa Thailand di AFC Champions League Two
-
Di Tengah Persiapan Krusial Persib, Eliano Reijnders Justru Terbang ke Luar Negeri
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan