Bola / Bola Indonesia
Kamis, 01 Januari 2026 | 11:50 WIB
Asisten Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson saat ditemui awak media (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Baca 10 detik
  • Asisten Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, tegaskan timnya berjuang di papan atas Super League 2025/2026.
  • Hingga pekan ke-15, Persija berada di posisi ketiga tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen.
  • Persija akan menghadapi Persijap Jepara pada 3 Januari 2026, dilanjutkan laga kontra Persib Bandung.

Suara.com - Asisten Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson menerangkan timnya akan berjuang sampai akhir bersaing di papan atas klasemen Super League 2025/2026. Tim kesayangan Jakmania itu sama sekali tidak mengharapkan dua pesaingnya yakni Persib Bandung dan Borneo FC terpeleset.

Hingga pekan ke-15, tiga tim masih mendominasi papan atas klasemen. Persib Bandung dan Borneo FC memimpin dengan koleksi 34 poin, sementara Persija Jakarta membuntuti di posisi ketiga dengan selisih dua angka.

Mengingat persaingan yang ada sangat sengit, tentu setiap tim tidak boleh tergelincir karena berpotensi digeser.

Namun, Ricky menegaskan Persija ingin bersaing secara terbuka. Macan Kemayoran akan terus berupaya memenangi semua laga yang dijalani.

"Kami berharap Borneo dan Persib juga fight. Kami ingin fokus lawan (Persijap) Jepara dulu saja demi tiga poin. Setiap laga kami fokus untuk tiga poin dan sendirinya bisa bersaing terus di atas,” kata Ricky beberapa waktu lalu.

Berikutnya Persija akan berhadapan dengan Persijap Jepara pada Sabtu 3 Januari 2026 di Stadion GBK, Jakarta.

Sepekan setelahnya, Persija akan melakoni duel klasik kontra Persib Bandung. Laga ini pastinya sangat dinanti oleh pecinta sepak bola Tanah Air.

Kemenangan atas Persib tentu sangat berharga. Oleh karena itu, persiapan matang agar konsisten perlu dipertahankan.

"Kami harus kreatif membongkar pertahanan lawan dan menjaga ritme lebih baik supaya konsisten,” ucapnya.

Baca Juga: Ambisi Yusaku Yamadera Masuk Daftar Pemain Terbaik Super League Bersama PSIM Yogyakarta Musim Depan

"Persiapan sama saja. Semua tetap pakai logika, ini sepak bola. Ini bukan hidup mati, kita dukung tim masing-masing tapi dukung tim kesayangan masing-masing saja,” tutupnya.

Load More