- Harga tiket final Piala Dunia 2026 sangat mahal, mencapai £3.094, menyebabkan pendukung Inggris menolak jatah mereka.
- Minimnya minat anggota ESTC terhadap tiket semifinal dan final menjadi sinyal peringatan serius bagi FIFA.
- FIFA membenarkan harga tinggi karena tingginya permintaan tiket Piala Dunia 2026 yang mencapai 150 juta permohonan.
Suara.com - Harga tiket Piala Dunia 2026 memicu kekhawatiran serius. Kelompok pendukung sepak bola Inggris dikabarkan ogah mengambil seluruh jatah tiket mereka untuk laga semifinal dan final Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi edisi pertama dengan format 48 tim.
Namun, antusiasme tinggi itu ternyata tidak sepenuhnya tercermin pada pembelian tiket oleh pendukung Inggris.
Berdasarkan data terbaru, jumlah tiket yang dialokasikan untuk anggota England Supporters Travel Club (ESTC) justru lebih banyak dibandingkan jumlah pemohon.
Artinya, seluruh anggota ESTC yang mengajukan permohonan tiket semifinal dan final dipastikan mendapat tiket, kondisi yang jarang terjadi dalam sejarah Piala Dunia.
Salah satu penyebab utama adalah harga tiket yang sangat mahal. Sekitar 90 persen tiket final yang ditawarkan kepada anggota ESTC dibanderol hingga £3.094.
Harga tersebut menuai kritik luas dan memaksa FIFA menyediakan sejumlah kecil tiket tambahan dengan harga jauh lebih murah, yakni £45.
Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup. Fans’ Embassy, lembaga di bawah Football Supporters’ Association, menegaskan bahwa minimnya minat terhadap tiket semifinal dan final menjadi sinyal peringatan serius.
“Tidak mengherankan laga fase grup dan potensi pertandingan bergengsi di Mexico City pada babak 16 besar kelebihan peminat. Namun angka untuk semifinal dan final berbicara banyak,” bunyi pernyataan mereka.
Baca Juga: Ruben Amorim Peringatkan Rival Premier League: Pemain Pulih, MU Bangkit!
Menurut Fans’ Embassy, kondisi ini mencerminkan basis suporter yang tersingkir akibat harga, bahkan di kalangan pendukung paling loyal tim nasional.
Mereka merasa dikecewakan oleh kebijakan penjualan tiket FIFA.
“Alarm bahaya seharusnya berbunyi setiap kali jatah tiket untuk anggota federasi peserta yang diperuntukkan bagi fans paling setia, tidak terjual habis di ajang Piala Dunia,” tegas pernyataan tersebut.
FIFA sendiri tak lepas dari kritik. Harga tiket fase grup Piala Dunia 2026 disebut mencapai tiga kali lipat dibandingkan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Menanggapi hal itu, Presiden FIFA Gianni Infantino membela kebijakan harga dengan menyebut permintaan tiket berada pada level ekstrem.
“Kami menjual enam hingga tujuh juta tiket, dan dalam 15 hari menerima 150 juta permintaan tiket,” ujar Infantino.
“Artinya, ada sekitar 10 juta permintaan tiket setiap hari. Ini menunjukkan betapa luar biasanya daya tarik Piala Dunia,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Peringatkan Rival Premier League: Pemain Pulih, MU Bangkit!
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Arsenal Diuji Bournemouth, Big Match Manchester City vs Chelsea
-
Gabriel Magalhaes Bongkar Alasan Buat Gestur Pancing Emosi Pemain Aston Villa
-
Arsenal Patahkan Rekor Aston Villa, Mikel Arteta Sebut Pemain Sebagai Sosok Kunci
-
Penyebab Aston Villa Tumbang di Emirates: Cedera Amadou Onana Jadi Titik Balik Kemenangan Arsenal
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan